Robert dilahirkan pada tahun 866 putra anumertaRobert si Kuat, Comte Anjou, dan saudara Eudes, yang menjadi raja Frankia Barat pada tahun 888.[1] Frankia Barat berkembang dari waktu ke waktu menjadi Prancis;[2] di bawah kekuasaan Eudes, ibu kota yang ditetapkan adalah Paris, sebuah langkah besar ke arah itu. Keluarga Robert dan Eudes dikenal sebagai Wangsa Robertiens.[3]
Robert hadir pada Pengepungan Paris pada tahun 885.[4] Ia ditunjuk oleh Eudes sebagai pemimpin beberapa kabupaten, termasuk kabupaten Paris, dan biarawandi commendam dari banyak biara. Robert juga mengamankan kantor Dux Francorum, sebuah pangkat militer yang paling tinggi. Ia tidak mengklaim mahkota Frankia Barat ketika saudaranya meninggal pada tahun 898; sebaliknya mengakui supremasi raja Karolingia, Charles yang Sederhana. Charles kemudian mengkonfirmasikan Robert di dalam kantornya dan kekayaannya, di mana setelah itu ia melanjutkan memperjuangkan Frankia Utara dari serangan-serangan Viking. Robert mengalahkan sekelompok besar Viking di Lembah Loire pada tahun 921, dan mengalahkan penjajah berkonversi ke Kristen dan menetap di dekat Nantes.[5]
Perdamaian di antara raja dan kaki tangannya yang berkuasa tidak sungguh-sungguh terganggu sampai sekitar tahun 921. Pemerintahan Charles, dan terutama keberpihakannya pada seseorang yang bernama Hagano, telah membangkitkan kebencian; dan didukung oleh banyak imam dan oleh kebanyakan bangsawan Franka, Robert angkat senjata dan mengusir Charles ke Lorraine, dan memahkotai dirinya sendiri sebagai Raja Franka (rex Francorum) di Rheims pada tanggal 29 Juni 922.[6] Pemerintahan Robert ditentang oleh pemimpin Viking Rollo, yang menetap di Normandia pada tahun 911 dengan permisi Charles yang Sederhana. Selama masa pemerintahan Robert, Rollo tetap setia kepada Charles, yang terus menentang deposisinya.[5] Mengumpulkan pasukan Charles memerangi perebut takhta dan pada tanggal 15 Juni 923 didekat medan tempur Soissons, Robert tewas terbunuh, tetapi pasukannya memenangkan pertempuran itu, dan Charles tertangkap.[7] Charles tetap ditawan sampai ia meninggal pada tahun 929. Robert digantikan sebagai raja oleh menantunya Raoul.[8]
Keluarga
Istri pertama Robert adalah Aelis.[9] Dengannya ia memiliki dua orang putri:
123Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band II (Marburg, Germany: Verlag von J. A. Stargardt, 1984), Tafel 10
↑Colin Jones, The Cambridge Illustrated History of France (Cambridge: Cambridge University Press, 2005), p. 74
↑Jim Bradbury, The Capetians: kings of France, 987-1328 (London: Hambledon Continuum, 2007), p. 34
↑Robert F. Berkhofer, Day of Reckoning: Power and Accountability in Medieval France (Philadelphia, Pa. University of Pennsylvania Press 2004). p. 29
12Roger Collins, Early Medieval Europe, 300–1000, Second Edition (New York: St. Martin's Press, 1999), pp. 376-7
↑The Annals of Flodoard of Reims, 916–966, eds & trans. Steven Fanning: Bernard S. Bachrach (New York; Ontario, Can: University of Toronto Press, 2011), pp. 6-7
↑The Annals of Flodoard of Reims, 916–966, eds & trans. Steven Fanning: Bernard S. Bachrach (New York; Ontario, Can: University of Toronto Press, 2011), pp. 7-8
↑Roger Collins, Early Medieval Europe, 300–1000, Second Edition (New York: St. Martin's Press, 1999), p. 361
↑The Annals of Flodoard of Reims, 916–966, eds & trans. Steven Fanning: Bernard S. Bachrach (New York; Ontario, Can: University of Toronto Press, 2011), p. 92
12Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band III Teilband 1 (Marburg, Germany: J. A. Stargardt, 1984), Tafel 49
↑The Annals of Flodoard of Reims, 916–966, eds & trans. Steven Fanning: Bernard S. Bachrach (New York; Ontario, Can: University of Toronto Press, 2011), pp. 21 n. 77, 92
↑Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band II (Marburg, Germany: Verlag von J. A. Stargardt, 1984), Tafel 11