Rhus typhina adalah tanaman berbunga dari famili Anacardiaceae yang berasal dari Amerika Utara bagian timur. Tanaman ini terutama tumbuh di Kanada tenggara, wilayah timur laut dan tengah-barat Amerika Serikat, serta Pegunungan Appalachia, tetapi juga banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias di seluruh wilayah beriklim sedang. Di beberapa daerah, spesies ini bersifat invasif.[5][6]
Deskripsi
Rhus typhina adalah semak atau pohon kecil yang dapat mencapai tinggi sekitar 5 m dengan lebar sekitar 6 m. Daunnya majemuk menyirip, bergantian, panjang 25–55 cm, masing-masing memiliki 9–31 helaian bergerigi sepanjang 6–11 cm. Tangkai daun dan batang tertutup rambut berwarna karat, memberikan tekstur beludru, sementara pola cabang yang bercabang menyerupai tanduk memberi tanaman ini nama umum “sumak tanduk rusa”. Spesies ini dapat tumbuh sebagai klon jantan atau betina.[7][8]
Bunga kecil berwarna putih kehijauan hingga kekuningan muncul dalam malai terminal yang padat, sementara buah berbiji kecil berwarna hijau hingga kehijauan terbentuk dalam influesensi yang rapat. Mekar bunga berlangsung dari Mei hingga Juli, dan buah matang antara Juni hingga September di habitat aslinya. Influesensi buah memiliki panjang 10–20 cm dan lebar 4–6 cm di pangkalnya. Dedaunan musim gugur menampilkan warna merah, oranye, dan kuning yang mencolok, dan buahnya dapat tetap menempel pada tanaman dari akhir musim panas hingga musim semi, menjadi sumber makanan bagi banyak burung di musim dingin.[9][10]
Tanaman ini berkembang biak melalui biji maupun rimpang, membentuk klon dengan tunas lebih tua di tengah dan tunas lebih muda mengelilinginya. Klon besar dapat tumbuh dari tanaman induk hanya dalam beberapa tahun. Pada akhir musim panas, beberapa tunas dapat memiliki empedu di bagian bawah daun akibat kutu daun sumak (Melaphis rhois), tetapi empedu dari kutu ini tidak berbahaya bagi tanaman.[7]
Kegunaan
Buah dari tanaman ini dapat dikonsumsi. Buahnya bisa direndam dan dicuci dengan air dingin, kemudian disaring, diberi pemanis, dan dijadikan minuman merah muda yang kadang disebut “limun India”. Ekstrak dari buah juga bisa digunakan untuk membuat jeli. Tunas tanaman dapat dikupas dan dimakan mentah. Buah ini diketahui memiliki kandungan antioksidan dan sifat antimikroba alami.[11][12]
Hampir semua bagian tanaman, kecuali akarnya, dapat digunakan sebagai pewarna alami maupun mordan. Tanaman ini kaya tanin, sehingga bisa ditambahkan ke dalam mandi pewarna lain untuk meningkatkan ketahanan warna terhadap cahaya. Daun dapat dipanen pada musim panas, sedangkan kulit kayu bisa dipanen sepanjang tahun.[13]
↑RHS A-Z encyclopedia of garden plants. United Kingdom: Dorling Kindersley. 2008. hlm.1136. ISBN978-1-4053-3296-5.
↑"Rhus"(PDF). Woody Plant Seed Manual. USDA Forest Service. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2009-02-19. Diakses tanggal 2025-11-22.
↑Niering, William A.; Olmstead, Nancy C. (1985) [1979]. The Audubon Society Field Guide to North American Wildflowers, Eastern Region. Knopf. hlm.327. ISBN0-394-50432-1.