Nama Revo Arka Giri memiliki arti tersendiri, seperti dikatakan oleh sang ayah. Revo dikatakan kependekan dari kata revolusi dan karena ia dilahirkan pada bulan Agustus, suatu bulan revolusi di Indonesia, maka nama Revo melekat padanya. Namun kata ini bisa juga mirip dengan kata rêver dalam bahasa Prancis yang berarti 'mimpi'. Kata Arka berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti 'api' atau '(panas) matahari'. Sedangkan Giri, yang juga berasal dari bahasa Sanskerta, berarti 'gunung'. Jadi secara keseluruhan, sang ayah mengharapkan, mudah-mudahan ia, Revo Arka Giri, memiliki impian setinggi matahari, sebesar gunung, dan terus menyala seperti api yang tiada padam.[2]
Biografi
Revo tinggal dan menempuh pendidikan awalnya di Ambon, Maluku Utara. Ia kemudian pindah ke Yogyakarta dan menetap di sana hingga tahun 1978. Sepanjang tahun 1979 hingga 1981, ia menetap di Tokyo, Jepang dan kemudian pindah ke Denpasar, Bali pada tahun 1981. Ia pindah ke Jakarta pada tahun 1982 dan kemudian pindah lagi ke Semarang, Jawa Tengah dan menetap di sana hingga 1986.
Saat ini, ia sedang mempersiapkan buku: Surat-surat Melayu beraksara Jawa yang diharapkan akan segera terbit.[4]
Wikipedia bahasa Indonesia
Pertemuan pertamanya dengan Wikipedia Indonesia pada tanggal 13 Maret 2003.[5] Saat itu ia sedang mencari informasi tentang suku Guanches di Spanyol dan lalu ia menemukan sebuah situs yang pada waktu itu masih terbilang "jelek" dan "kurang informasi".[6] Revo segera mendapati bahwa situs tersebut dapat disunting dan lalu mulailah memberikan kontribusi pertamanya pada waktu itu.[7] Ia kemudian diangkat menjadi pengurus dan birokrat pertama Wikipedia Indonesia pada bulan Februari 2004. Pada tahun 2004 Revo telah menjadi narasumber dan secara aktif mendukung media mengenai Wikipedia Bahasa Indonesia secara umum maupun pada lingkup Wikipedia Indonesia itu sendiri. Artikel pertama yang dibuat ia adalah tentang filsafat. Pada artikel Tempo ia menyatakan bahwa meskipun semua orang bisa memberikan kontribusi apapun, Wikipedia masih berusaha menjadi ensiklopedia bebas, vandalisme biasanya tidak berlangsung lama karena dapat dideteksi oleh siapa saja.[8] Pada 2007, ia telah diwawancarai oleh Chic Magazine (majalah wanita), di mana ia mendorong lebih banyak perempuan untuk menulis di Wikipedia. Dia juga menjadi pembuka acara dalam seminar Wikipedia, salah satunya adalah Indonesia yang disponsori oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi selama ICT Award 2007,[9] di mana peserta tertarik menerima sebuah "pelatihan tangan" tentang cara untuk menyunting dan menulis di Wikipedia. Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Antara, Revo menyatakan bahwa tantangan bagi Wikipedia bahasa Indonesia pada masa depan akan mempertahankan akurasi informasi. Wikipedia bahasa Indonesia pada tahun 2006 telah menjadi ketiga di Asia sebagai versi lokal dari Wikipedia yang paling cepat berkembang setelah Jepang dan Tiongkok.[9]
Lihat pula
Meursault2004, akun milik Revo di Wikipedia bahasa Indonesia.