Reintroduksi spesies adalah pelepasan suatu spesies ke alam liar secara sengaja, dari penangkaran atau wilayah-wilayah lainnya tempat mereka dapat sintas.[1] Tujuan hal ini adalah untuk menghasilkan populasi yang berkelanjutan, sehat, dan beragam secara genetik pada wilayah tempat mereka sebelumnya telah terekstirpasi, atau untuk mengembangkan sebuah populasi yang sudah hadir.[2] Spesies yang dapat direintroduksi biasanya adalah spesies yang terancam atau genting di alam liar. Namun, reintroduksi spesies juga dapat bertujuan sebagai pengendalian hama; contohnya, serigala yang direintroduksi ke sebuah aera untuk mengendalikan kelebihan populasi rusa.
↑Frankham, Richard; Ballou, Jon; Briscoe, David (2004-01-01). Introduction to Conservation Genetics. United Kingdom: Cambridge University Press. hlm.419–470. ISBN978-0-521-70271-3. OCLC965796229.