Artikel ini berisi tentang film Indonesia tahun 1982. Untuk film Indonesia mendatang, lihat Ratu Ilmu Hitam (film 2019).
1982 Galat skrip: tidak ada modul tersebut "Country2nationality". film{{SHORTDESC:1982 Galat skrip: tidak ada modul tersebut "Country2nationality". film|}}
Ratu Ilmu Hitam adalah film Indonesia tahun 1982. Film ini disutradarai oleh Imam Tantowi dan dibintangi oleh Suzzanna dan Alan Nuari.
Film ini mendapatkan nominasi untuk aktris terbaik (Suzanna), pemeran pembantu terbaik (W.D. Mochtar), penyunting terbaik, penata artistik terbaik, dan sinematografi terbaik dalam Festival Film Indonesia 1982.
Sinopsis
Suasana meriah pernikahan Baedah (Siska Widowati) dan Kohar (Alan Nuary) tiba-tiba kacau. Pengantin putri histeris ketakutan, Reog yang ditanggap mengamuk. Atas inisiatif para tetua, dipanggil dukun untuk mengatasi kekacauan itu. Dukun mengatakan bahwa yang membuat guna-guna ada di barat. Pernyataan ini membuat Kohar berprasangka pada Murni (Suzanna), bekas pacarnya. Bersama penduduk lain rumah Murni dibakar, dan Murni dibuang ke jurang. Murni diselamatkan Dukun Teluh bernama Gendon (W.D Mochtar), yang sebenarnya jadi sumber onar karena ingin balas dendam kepada Pak Kades (Doddy Sukma) dan seluruh penduduk desa akibat sakit hati karena kalah dalam Pemilihan Kepala Desa beberapa tahun sebelumnya. Murni yang pernah dinodai Kohar, dibujuk untuk balas dendam. Keadaan desa makin parah, sampai datang seorang pemuda dari Kota bernama Permana (Teddy Purba), seorang yang taat beragama, yang sudah lama mencari adiknya. Di akhir film akhirnya terkuak, Permana adalah kakak Murni, yang terpisah saat mereka masih kecil.[1]