Rasshua dihuni oleh Suku Ainu, pada saat kontak Eropa, dan sisa-sisa lebih dari 40 tempat tinggal telah di temukan. Pulau tersebut muncul di peta resmi yang menunjukan wilayah Domain Matsumae, domain feodalZaman EdoJepang tertanggal 1644, dan kepemilikan ini di konfirmasi oleh Keshogunan Tokugawa pada tahun 1715. Selanjutnya, di klaim oleh Kekaisaran Rusia, kedaulatan awalnya di serahkan kepada Rusia di bawah ketentuan Perjanjian Shimoda, tetapi di kembalikan ke Kekaisaran Jepang sesuai Perjanjian Saint Petersburg bersama dengan sisa Kepulauan Kuril. Pada saat ini, sisa penduduk Ainu (delapan keluarga) dipindahkan secara paksa ke Shikotan, dan pulau tersebut menjadi tidak berpenghuni. Pulau ini sebelumnya dikelola sebagai bagian dari Distrik Shimushiru, Subprefektur Nemuro, Hokkaidō.
Gorshkov, G. S. Volcanism and the Upper Mantle Investigations in the Kurile Island Arc. Monographs in geoscience. New York: Plenum Press, 1970. ISBN0-306-30407-4
Krasheninnikov, Stepan Petrovich, and James Greive. The History of Kamtschatka and the Kurilski Islands, with the Countries Adjacent. Chicago: Quadrangle Books, 1963.
Rees, David. The Soviet Seizure of the Kuriles. New York: Praeger, 1985. ISBN0-03-002552-4
Takahashi, Hideki, and Masahiro Ōhara. Biodiversity and Biogeography of the Kuril Islands and Sakhalin. Bulletin of the Hokkaido University Museum, no. 2-. Sapporo, Japan: Hokkaido University Museum, 2004.