Ranau juga merupakan nama etnis yang mendiami kawasan tersebut. Selain memiliki sejarah panjang, masyarakat Ranau saat ini aktif melestarikan seni budaya adat setempat melalui berbagai perhelatan di sekitar danau.[3]
Asal Muasal Suku Ranau
Pada sekitar 1000 tahun sebelum masehi, suku Ranau, yang merupakan salah satu suku dalam kelompok Proto Malayan Tribes (suku-suku kelompok etnis Proto Melayu), bermigrasi dari tempat asalnya di pegunungan perbatasan antara Myanmar dan Thailand, akibat desakan dari suku-suku Syan di sepanjang sungai Irawady dan Salween.[4]
Dari Teluk Martaban, nenek moyang Suku Ranau berlayar hingga mendarat di Sumatera Selatan, dan selama ± 2.500 tahun berada di kawasan sekitar Danau Ranau. Di tempat tersebut, suku Ranau relatif terlepas dari pengaruh kerajaan Sriwijaya, Dharmasraya, maupun kerajan-kerajan lain yang saat itu silih berganti berkuasa di Sumatera bagian selatan. [4]