Raksasamys adalah sebuah genus murid subfosil besar yang hidup di Pulau Sumba, Indonesia, sekitar 3500 tahun lalu. Satu-satunya spesies yang diketahui adalah R. tikusbesar. Sisa-sisa dari genus ini telah ditemukan di Mahaniwa, Kabupaten Sumba Timur, di Liang Liwaula, yang mencakup sisa-sisa maksila, skapula dan tulang paha. Dari ukuran rahangnya, dapat diketahui bahwa Raksasamys adalah sejenis hewan pengerat besar yang dapat mencapai bobot 468.2–680.5 g. Selain itu, genus ini juga berbeda dari sebagian besar hewan pengerat Sunda Kecil timur lainnya dengan molar yang berkorona tinggi dan sangat bergalur, dengan morfologi korona yang sederana dan laminat molar atas yang pipih dan tipis. Raksasamys hidup bersamaan dengan genus hewan pengerat punah lainnya, Milimonggamys, yang berukuran lebih kecil daripada Raksasamys.[1]