Raja Zhaoxiang dari Qin (Hanzi:秦昭襄王; 325–251 SM), atau Raja Zhao dari Qin (秦昭王), nama lahir Ying Ji (Hanzi:嬴稷, merupakan seorang pemimpin negara Qin yang bertakhta dari tahun 306 SM hingga 251 SM. Ia adalah putra Raja Huiwen dan adik laki-laki Raja Wu.
Warisan
Raja Zhao meninggal pada usia 75 di 251 SM setelah hidup lebih lama dari putra sulungnya yang meninggal pada 267 SM sebagai seorang sandera di negara Wei. Ia diteruskan oleh putra keduanya, Raja Xiaowen.
Berkuasa selama 55 tahun lamanya, ia merupakan salah satu penguasa terlama selama periode Dinasti Zhou Timur. Walaupun ia banyak melakukan kesalahan kebijakan pada masa akhir kehidupannya, kebijakan ekspansinya yang agresif sangat penting dala mengonsolidasi kekuatan negara Qin sebagai negara militer terkuat pada masa Zaman Negara-negara Berperang. Karena penguasaan strategis ini, Raja Zhao membangun pondasi yang kuat untuk negara Qin yang pada akhirnya menyatukan Tiongkok dibawah pemerintahan cicitnya, Ying Zheng.