Raffaele Forni (24 Mei 1906–29 September 1990) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Swiss yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia memegang gelar uskup agung dari 1953 dan menjabat sebagai nunsius untuk Iran, Venezuela, Uruguay, dan Suriah.
Biografi
Raffaele Forni lahir dari pasangan Giuseppe dan Emilia Forni pada 24 Mei 1906 di Villa Bedretto, Kanton Ticino, Swiss. Ia belajar di Lugano dan menerima gelar dalam bidang filsafat di Universitas Katolik Milan dan dalam bidang teologi di Fribourg. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 29 Juli 1934 dan kemudian mengajar di seminari di Lugano dan mengabdi di Universitas Katolik Milan.[1]
Dalam persiapan untuk karir dalam penugasan diplomatik, ia masuk Akademi Gerejawi Kepausan pada 1937.[2] Ia masuk penugasan diplomatik Takhta Suci pada 11938. Penugasan awalnya meliputi penempatan di Praha, Paris, dan Ottawa.[1]
Pada 31 Juli 1953, Paus Pius XII mengangkatnya menjadi uskup agung tituler Aegina dan Internunius Apostolik untuk Iran, perwakilan Vatikan pertama disana dengan gelar lebih tinggi ketimbang delegasi. Ia menerima penahbisan episkopal dari Kardinal Eugène Tisserant pada 13 September. Ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Venezuela pada 24 September 1955 dan untuk Uruguay pada 27 Februari 1960. Pada 23 Oktober 1965, ia bergabung dengan staf Sekretariat Negara di Roma. Paus Paulus VI memberikannya penugasan terakhir sebagai Pro-Nunsius untuk Suriah pada 17 Juni 1967.