Letnan Jenderal TNI Rafael Granada Baay menempuh pendidikan dasar dan menengah di Sorong, Papua Barat, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi dan militer. Ia merupakan alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dari kecabangan Infanteri, dengan spesialisasi di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).[2] Selain itu, ia juga mengikuti berbagai pendidikan militer lanjutan, seperti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) angkatan XLV pada tahun 2007. Di samping karier militer, ia juga meraih gelar akademik dengan menyelesaikan S1 dan S2 Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI, Jakarta, masing-masing pada tahun 2011 dan 2013.[3]
Pendidikan militer
Letnan Jenderal TNI Rafael Granada Baay menempuh berbagai pendidikan militer yang menunjang kariernya di TNI Angkatan Darat, khususnya di satuan elite Kopassus. Setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1993 dari kecabangan Infanteri, ia melanjutkan pendidikan dasar kecabangan infanteri (Sesarcabif), serta mengikuti pendidikan Komando dan terjun payung (Dik PARA dan Dik Komando). Untuk meningkatkan kompetensi di tingkat perwira, Rafael juga menempuh pendidikan lanjutan perwira (Diklapa I dan II), serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) angkatan XLV pada tahun 2007. Selain itu, ia juga mengikuti pendidikan kepemimpinan khusus seperti Pendidikan Komandan Batalyon (Susdanyon) dan Pendidikan Komandan Distrik Militer (Susdandim).[4]