Fihr bin Malik (bahasa Arab:فهر بن مالكcode: ar is deprecated ), atau julukannya Quraisy,[1] adalah salah seorang nenek moyang Suku Quraisy dan Nabi Islam Muhammad lainnya.[2] Nama lengkapnya adalah Fihr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah, salah seorang kepala suku dari Bani Kinanah.[1] Bani Kinanah adalah salah satu kabilah Bani Adnan yang merupakan keturunan dari Ismail.[2] Fihr dan anak keturunannya menetap di kota Makkah, di wilayah Hijaz.[2]
Peran
Fihr bin Malik memimpin penduduk Makkah untuk memerangi bala tentara bangsa Himyar ketika mereka datang untuk memindahkan Ka'bah ke Yaman, dan berhasil mengalahkan pasukan tersebut.[2] Fihr bin Malik menggalang pasukan gabungan yang terdiri dari Quraisy, Bani Kinanah, Bani Khuzaimah, Bani Asad, Bani Judzam, dan beberapa kabilah Mudhar.[3] Raja Himyar Hassan bin Abdu Kalal bin Mathub bin Dzu Hurath al-Himyari berhasil ditawan, dan setelah tiga tahun baru dibebaskan setelah membayar uang tebusan.[3]
Fihr bin Malik memperhatikan kebutuhan para peziarah haji yang datang ke Makkah, dan sebagai mata pencahariannya ia berdagang dengan kabilah bangsa Arab lainnya.[2]
Dari pekawinan Fihr bin Malik dengan Layla binti Al-Harits bin Tamim bin Sa'ad bin Hudzail bin Mudrikah,[3] ia mempunyai beberapa anak yang bernama Ghalib (yang juga mempunyai banyak keturunan), Muharib, dan Harits,[2] Asad, Awf, Jawn, dan Dhi'b.[3] Ketika Muhammad memulai penyebaran agama Islam, kabilah-kabilah besar Quraisy (Imarah Quraisy) keturunan Fihr bin Malik yang saat itu menetap di Makkah dan sekitarnya, adalah:[4]
12Abdullah ibn Muhammad ibn Abdul Wahab (2006). Biography of the Prophet. Vol.1 dari Mukhtasar Sirat Al-Rasul. Diterjemahkan oleh Sameh Strauch. Riyadh: Maktaba Darussalam. hlm.12-14. ISBN 978-9960-9803-2-4, 9960980324. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-21. Diakses tanggal 2015-05-18.