Purnawarman Peninggalan
Prasasti Cidanghiang
Prasasti Cidanghiang ditemukan di Desa Lebak Kecamatan Munjul , Kabupaten Pandeglang pada tahun 1947. Tulisannya menggunakan bahasa Sanskerta dengan aksara Pallawa . Isinya berupa pengagungan keberanian raja bernama Purnawarman. Penyampaiannya hanya dalam 2 baris kalimat yang berbentuk puisi.[ 1] Isinya sebagai berikut:
vikrantayam vanipateh prabbhuh satyaparakramah narendraddhvajabutena crimatah
pumnavarmmanah
Terjemahan: (Ini tanda) penguasa dunia yang perkasa, prabu yang setia serta penuh kepahlawanan, yang menjadi panji segala raja, yang termashur Purnawarman (Danasasmita, 1984: 3 1).
Prasasti ini terletak di aliran Sungai Cidangiang yang bermuara ke Teluk Lada perairan Selat Sunda.
Bacaan lanjutan
Poesponegoro & Notosusanto (ed.). 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II . Jakarta: Balai Pustaka
R.M. Mangkudimedja. 1979. Serat Pararaton Jilid 2 . Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah
Slamet Muljana . 2005. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Yogyakarta: LKIS
Slamet Muljana . 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya . Jakarta: Bhratara