Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Paralayang di Puncak LawangPuncak Lawang, 22 Juli 2022
Puncak Lawang adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di dataran tinggi di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Keindahan Puncak Lawang ditandai dengan birunya alam Danau Maninjau serta rindangnya pohon pinus dan udara yang sejuk. Keindahan danaunya dapat dilihat dari ketinggian 1.210 mdpl di puncak tertinggi, yaitu Nagari Lawang.[1] Puncak Lawang dijuluki ''negeri di atas awan", karena indah dengan berlatar belakang Danau Maninjau.
Objek wisata Puncak Lawang ini sudah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda. Tempat ini digunakan sebagai tempat peristirahatan atau tempat untuk menyepi para bangsawan Belanda. Pada saat ini, Puncak Lawang menjadi salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat. Puncak Lawang juga menjadi arena kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional di Asia Tenggara.
Akses dan Informasi Operasional
Untuk mencapai kawasan Puncak Lawang, pengunjung bisa datang dari arah timur dan barat.[2] Pengunjung yang datang dari barat seperti Lubuk Basung atau Danau Maninjau akan melewati perjalanan mendaki bukit dengan 44 belokan yang terkenal dengan Kelok 44.[3] Sedangkan pengunjung yang datang dari arah timur seperti kota Bukittinggi yang berjarak 22 km atau Padang Panjang akan mencapai kawasan Puncak Lawang (Kecamatan Matur) sebelum sampai di Kelok 44.
Puncak Lawang terbuka bagi semua pengunjung setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Pengunjung akan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp. 20.000 pada hari Senin sampai Sabtu dan Rp. 25.000 pada hari Minggu atau hari libur.
Tempat Wisata
1. Ethnic Village
Terletak dibagian bagian tangga menuju puncak Lawang, terdapat tanaman-tanaman hias seperti Anggrek, bunga gelombang cinta dan tanaman-tanaman asli dari daerah sekitar yang hidup disana seperti pakis hutan besar, kadaka, dan tanduk rusa.
2. Wahana Jembatan Goyang
Permainan yang sangat memicu adrenalin, pada wahana ini menyeimbangkan tubuh saat berjalan di sebuah tali dan papan, ditambah dengan adanya tiupan angin yang cukup kuat membuat jembatannya semakin goyang
3. Wahana Flying Fox
Wahana sebagai pelepas stress, rute yang dituju permainan Flying Fox sendiri ialah bukit di seberang berdekatan dengan bangunan penginapan Soul Puncak Lawang.
4. Wahana Paralayang
Wahana paralayang ini menawarkan keindahan alam Danau Maninjau dari atas dan bertepatan pada puncak tertingginya Puncak Lawang.
5. Tempat Selfie
Terdiri dari Sarang Tampuo, Meja Tabang dan Sarang Buruang. Nantinya, pengunjung akan difoto oleh tukang foto yang disediakan oleh Soul Puncak Lawang.
6. Wahana ATV
Permainan ATV ini dilakukan pada bagian-bagian alam Puncak Lawang dengan medan yang sulit ditempuh dengan kendaraan biasa.
7. Wahana Trampolin
Wahana Trampolin ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak. Setiap anak diawasi oleh penjaga wahana dan juga orang tua.
8. Istana Balon
Istana balon ini juga hanya diperuntukkan bagi anak-anak. Setiap anak diawasi oleh penjaga wahana dan juga orang tua.
9. Pabrik Tebu Katayo
Pabrik tebu Katayo adalah pabrik tebu tradisional pada kawasan Puncak Lawang yang masih mengolah tebu dengan cara tradisional.[4]