Puncak Budug Asu merupakan puncak pendakian yang berada di lereng Gunung Arjuno, Kreweh, Gunungrejo, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Puncak ini berada di ketinggian 1422 MDPL, merupakan salah satu opsi jalur pendakian yang ramah bagi pemula.[1]
Sejarah
Daerah ini dinamai 'budug asu' karena eksistensi anjing liar yang suka berkeliaran di sekitar puncak bukit ini. Kata 'asu' berasal dari bahasa Jawa yaitu anjing. Konon, anjing-anjing ini sering mengalami gatal-gatal atau dalam bahasa Jawa 'budug-an', sehingga tempat ini dinamai Budug Asu.[2] Warga lokal juga menceritakan bahwa anjing-anjing yang mengalami gatal-gatal ini bisa sampai sakit dan mati, sehingga dikuburkan di daerah bukit.
Sebelum populer menjadi destinasi pendakian, Budug Asu awalnya digunakan oleh pegiat motor crosser atau offroader sebagai jalur utama di kaki Gunung Arjuno. Seiring bertambahnya pengunjung offroader atau crosser, pengelola bukit membuat spot foto dan fasilitas lainnya, seperti toilet.[3] Hal ini menarik semakin banyak pengunjung, tidak hanya motor tetapi juga pendaki.
Akses wisata
Para pendaki ataupun pegiat motor crosser atau offroader yang ingin berkunjung ke Puncak Budug Asu bisa melalui 2 jalur, yaitu jalur resmi pendakian budug asu via BBIB (Balai Besar Inseminasi Buatan) atau jalur melalui Agro Wisata Wonosari. Setelah kedua jalur ini, pengunjung akan memasuki kawasan Hutan Pinus Budug Asu, sebelum sampai ke Pos Registrasi Pendakian. Di pos ini, pengunjung perlu mengisi registrasi di aplikasi/website dan membayar sebesar Rp10.000 per orang. Para pendaki akan mendapatkan QR Code registrasi yang harus ditunjukkan ke petugas ketika selesai mengunjungi Puncak Budug Asu.
Pos registrasi pendakian Budug Asu
Via BBIB
Pengunjung yang melalui jalur ini dapat berkendara sampai ke kawasan Balai Besar Inseminasi Buatan di Jln. BBIB, lalu membeli tiket masuk kawasan BBIB sebesar Rp10.000 per orang. Bagi pengunjung yang datang menggunakan mobil, harus di parkir di kawasan BBIB sedangkan yang membawa motor bisa melanjutkan sampai ke pos parkir motor. Dari pintu masuk kawasan BBIB, untuk mencapai ke area parkiran motor berjarak kurang lebih 2km. Dari parkiran motor menuju ke Pos Registrasi Pendakian, pengunjung bisa berjalan kaki atau menyewa ojek. Jarak parkiran motor ke pos registrasi adalah 2,1km dengan melewati hutan pinus.
Via Agro Wisata Wonosari
Pengunjung yang melalui jalur ini dapat berkendara sampai ke kawasan Agro Wisata Wonosari di Jln. Joyo Marto, lalu membeli tiket masuk kawasan Wonosari sebesar Rp15.000 di hari biasa dan Rp20.000 di akhir pekan per orang.[4] Semua jenis kendaraan diparkir di area parkiran kawasan Agro Wisata Wonosari. Dari area parkiran, pengunjung bisa mencari jalur menuju ke Budug Asu dengan melihat penanda yang ada. Keunggulan melalui jalur ini adalah pemandangan kebun teh dan Gunung Arjuno yang terlihat jelas. Dari lokasi ini ke percabangan tempat parkir motor via BBIB pengunjung bisa berjalan kaki sejauh 1,3km. Setelah melalui percabangan, pengunjung akan berada di jalur resmi Budug Asu yaitu melewati hutan pinus untuk mencapai pos registrasi pendakian.
Via Jalur Stupa Sumberawan
Pengunjung juga dapat melalui rute masuk lewat area Stupa Sumberawan / Dusun Sumberawan di Desa Toyomarto, Singosari yang sering digunakan sebagai alternatif menuju puncak, yang menawarkan jalur pendakian yang lebih teduh karena banyak vegetasi serta pemandangan lanskap perbukitan di sepanjang trek, sehingga cocok untuk pendakian singkat dari sisi Singosari sekaligus menjadi pilihan rute yang relatif tidak terlalu ramai dibandingkan jalur utama dari BBIB dan Kebun Teh Wonosari.[5]