Koloni Lagos kemudian menjadi bagian dari protektorat ini pada tahun 1906 dan namanya secara resmi diganti menjadi Koloni dan Protektorat Nigeria Selatan. Pada tahun 1914, Nigeria Selatan digabung dengan Protektorat Nigeria Utara untuk membentuk Koloni Nigeria. Penyatuan ini dilakukan atas dasar ekonomi dan bukan politik—Protektorat Nigeria Utara mengalami defisit anggaran dan pemerintah kolonial mencoba menggunakan surplus anggaran di Nigeria Selatan untuk menyeimbangkan defisit ini.[1]Sir Frederick Lugard yang mulai menjabat sebagai gubernur kedua protektorat ini pada tahun 1912 adalah tokoh yang bertanggung jawab atas proses penyatuan ini.
Adiele Afigbo, "Sir Ralph Moor and the Economic Development of Southern Nigeria, 1896–1903", Journal of the Historical Society of Nigeria, 5/3 (1970), 371–97
Adiele Afigbo, The Warrant Chiefs: Indirect Rule in Southeastern Nigeria, 1891–1929 (1972)
Robert Home, City of Blood Revisited: A New Look at the Benin Expedition of 1897 (1982)
Tekena Tamuno, The Evolution of the Nigerian State: The Southern Phase, 1898–1914 (1972)
J. C. Anene, Southern Nigeria in Transition, 1885–1906: Theory and Practice in a Colonial Protectorate (1966)
Obaro Ikime, Merchant Prince of the Niger Delta: The Rise and Fall of Nana Olomu, Last Governor of the Benin River (1968)