Dalam komputasi dan ilmu komputer, prosesor atau unit pemrosesan adalah komponen listrik (sirkuit digital) yang melakukan operasi pada sumber data eksternal, biasanya memori atau aliran data lainnya.[1] Prosesor biasanya berbentuk mikroprosesor, yang dapat diimplementasikan dalam satu atau beberapa chip sirkuit terpadu berbasis logam–oksida–semikonduktor (MOS) yang terintegrasi secara rapat.[2][3] Di masa lalu, prosesor dibangun menggunakan beberapa tabung vakum[4][5] individual, beberapa transistor individual,[6] atau beberapa sirkuit terpadu.
Prosesor tradisional umumnya berbasis silikon. Namun, para peneliti telah mengembangkan prosesor eksperimental yang menggunakan bahan alternatif seperti tabung nano karbon,[9]grafena,[10]berlian,[11] dan paduan dari unsur golongan tiga dan lima dalam tabel periodik.[12] Transistor yang terbuat dari satu lapisan atom silikon setebal satu atom dan bahan 2D lainnya telah diteliti untuk digunakan dalam prosesor.[13]Prosesor kuantum telah dibuat; prosesor ini menggunakan superposisi kuantum untuk merepresentasikan bit (disebut qubit) alih-alih hanya dalam keadaan hidup (on) atau mati (off).[14][15]
Hukum Moore
Jumlah transistor dari waktu ke waktu, menunjukkan Hukum Moore
Hukum Moore, dinamai dari Gordon Moore, adalah pengamatan dan proyeksi berdasarkan tren historis bahwa jumlah transistor dalam sirkuit terpadu, dan dengan demikian dalam prosesor, akan berlipat ganda setiap dua tahun.[16] Perkembangan prosesor sejauh ini mengikuti Hukum Moore dengan cukup konsisten.[17]
Unit Pemroses Grafis (GPU) terdapat dalam banyak komputer dan dirancang untuk melakukan operasi grafis komputer secara efisien, termasuk aljabar linear. GPU sangat paralel, sementara CPU biasanya lebih baik dalam tugas yang memerlukan pemrosesan secara seri. Meskipun GPU awalnya ditujukan untuk grafis, seiring waktu penggunaannya meluas, dan kini menjadi perangkat keras penting dalam pemelajaran mesin (machine learning).[18]
Prosesor pembelajaran dalam (deep learning) seperti unit pemrosesan neural dirancang untuk komputasi pembelajaran dalam yang efisien.
Unit Pemrosesan Fisika (PPU) dibuat untuk melakukan perhitungan terkait fisika secara efisien, terutama dalam video game.[19]
Field-programmable gate array (FPGA) adalah sirkuit khusus yang dapat dikonfigurasi ulang untuk berbagai keperluan, tidak terkunci pada satu aplikasi tertentu saat proses manufaktur.
Prosesor yang menggunakan teknologi sirkuit berbeda juga telah dikembangkan. Contohnya adalah prosesor kuantum, yang menggunakan fisika kuantum untuk menjalankan algoritma yang mustahil dilakukan pada komputer klasik (yang menggunakan sirkuit tradisional). Contoh lainnya adalah prosesor fotonik, yang menggunakan cahaya untuk melakukan komputasi, bukan elektronika semikonduktor.[20] Pemrosesan dilakukan oleh fotodetektor yang menangkap cahaya dari laser di dalam prosesor.[21]
↑"IBM100 - The IBM 700 Series". www-03.ibm.com (dalam bahasa American English). 2012-03-07. Diarsipkan dari asli tanggal April 3, 2012. Diakses tanggal 2022-01-28.