In 2020, the Royal Spanish Football Federation announced the creation of three new divisions, two semi-professional and one amateur:[2] the Primera División RFEF as the new third tier of the Spanish system;[3] the Segunda División RFEF as the new fourth tier, broadly using the same format as the Segunda División B created in 1977; and the Tercera División RFEF as the fifth tier, along the same lines as the Tercera División from 1977 whereby groups are limited to teams from each of the nation's autonomous communities and is administered by a local body.{{SHORTDESC:== History ==
In 2020, the Royal Spanish Football Federation announced the creation of three new divisions, two semi-professional and one amateur:[4] the Primera División RFEF as the new third tier of the Spanish system;[3] the Segunda División RFEF as the new fourth tier, broadly using the same format as the Segunda División B created in 1977; and the Tercera División RFEF as the fifth tier, along the same lines as the Tercera División from 1977 whereby groups are limited to teams from each of the nation's autonomous communities and is administered by a local body.|}}
Sejarah
Pada tahun 2020, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol mengumumkan pembentukan tiga divisi baru, dua semi-profesional dan satu amatir.[5] Primera División RFEF sebagai tingkat ketiga baru dari sistem Spanyol.[6]Segunda División RFEF sebagai tingkat keempat yang baru, secara umum menggunakan format yang sama dengan Segunda División B yang dibuat pada tahun 1977 dan Tercera División RFEF sebagai tingkat kelima, sejalan dengan Tercera División dari tahun 1977 dimana kelompok dibatasi untuk tim dari masing-masing negara komunitas otonom dan dikelola oleh badan setempat.
Format Liga
Divisi Pertama RFEF akan terdiri dari total 40 klub yang dibagi menjadi dua grup yang terdiri dari 20 tim yang didistribusikan berdasarkan kedekatan geografis. Pada musim pertamanya, 4 tim akan terdegradasi dari Segunda División (La Liga 2) dan sisanya akan berasal dari Segunda División B.[7]
Seperti divisi Spanyol lainnya, itu akan berlangsung setiap tahun, dimulai pada akhir Agustus atau awal September, dan berakhir pada Mei atau Juni tahun berikutnya. Dua puluh tim di setiap grup akan saling bermain dua kali, kandang dan tandang, dengan total tiga puluh delapan pertandingan. Di akhir musim, tujuh tim yang mengumpulkan poin terbanyak di setiap grup, tidak termasuk tim cadangan, lolos ke Copa del Rey edisi berikutnya. Di akhir musim, total empat tim akan promosi ke kasta kedua dengan juara di masing-masing grup otomatis lolos ke Segunda División. Tim tempat kedua hingga kelima akan memainkan play-off promosi ke divisi kedua, di mana dua dari delapan tim yang memenangkan play-off akan promosi ke Segunda División. Lima terbawah di setiap divisi akan degradasi ke tingkat keempat.
Kelayakan tim cadangan
Tim cadangan dapat berpartisipasi dalam Divisi Pertama RFEF jika tim pertamanya bersaing di divisi yang lebih tinggi, tetapi tidak dapat bersaing di divisi yang sama. Jika sebuah tim degradasi atau promosi ke divisi yang sama, tim cadangan akan ditolak promosinya atau diturunkan secara otomatis untuk memastikan mereka tetap menjadi satu divisi yang terpisah.
↑"Así sería la nueva Segunda B Pro del fútbol español"[This would be the new Segunda B Pro of Spanish football]. Apuestas de Murcia (dalam bahasa Spanyol). 16 September 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Agustus 2021. Diakses tanggal 24 Agustus 2021.
↑"Así sería la nueva Segunda B Pro del fútbol español"[This would be the new Segunda B Pro of Spanish football]. Apuestas de Murcia (dalam bahasa Spanyol). 16 September 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Agustus 2021. Diakses tanggal 24 Agustus 2021.