Power Rangers tayang perdana di Berlin, Jerman pada 17 Maret 2017,[4] dan dirilis di Amerika Serikat pada 24 Maret oleh Lionsgate Films.[5] Film ini mendapat ulasan beragam dari para kritikus. Meskipun menjadi film Power Rangers dengan pendapatan tertinggi, film ini gagal mencapai targetnya di box office, dengan total pendapatan $142,5 juta di seluruh dunia dibandingkan dengan anggaran antara $100‒105 juta. Film ini direncanakan untuk dibuat dalam seri film dengan beberapa sekuel, tetapi semua rencana dibatalkan akibat kegagalan komersial film ini, yang membuat Saban menjual hak franchise kepada Hasbro. Sebuah reboot lain sedang dikembangkan, tetapi karena Hasbro mengakhiri kemitraannya dengan Netflix pada 2024, rencana reboot tersebut dibatalkan. Namun, hanya setahun kemudian, Hasbro mengumumkan bahwa reboot lain sedang dikembangkan sebagai serial televisi bersama 20th Television.
Film ini mendapatkan $77,125,950 di Amerika dan $42,133,763 di negara lain. Total pendapatan yang dihasilkan oleh film ini mencapai $119,259,713 (dan masih akan terus bertambah), melebihi anggaran produksi film yaitu $100 juta. Pada pekan pertama, film ini langsung menduduki posisi nomor 2 Weekend Box Office dan meraup keuntungan sebanyak $40,300,288. Pada pekan kedua, film ini turun ke posisi nomor 4 Weekend Box Office dan meraup keuntungan sebanyak $14,200,307, turun 64% dibandingkan pekan sebelumnya. Pada pekan ketiga, film ini turun ke posisi nomor 6 Weekend Box Office dan meraup keuntungan sebanyak $6,199,403, turun 56.3% dibandingkan pekan sebelumnya.
Tanggapan Kritikus
Film Power Rangers mendapatkan review yang lumayan positif dari para kritikus. Dari Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 47%, berdasarkan 125 ulasan, dengan rating rata-rata 5.1/10. Dari Metacritic, film ini mendapatkan skor 44 dari 100, berdasarkan 30 kritik. Dari CinemaScore, film ini mendapatkan nilai "A" dari penonton film untuk skala A+ sampai F.
Masa depan
Sekuel yang dibatalkan
Dalam konferensi pers pada Mei 2016 dengan para analis mengenai film-film mendatang, CEO Lionsgate Jon Feltheimer menyatakan: "Kami bisa mempertimbangkan untuk membuat lima, enam, atau tujuh film."[14][15] Pada 22 Maret 2017, Haim Saban mengatakan bahwa dia dan Lionsgate sudah memiliki alur cerita enam film.[16] Namun, pada Mei 2017, Forbes mencatat bahwa, karena performa film yang kurang memuaskan, kemungkinan besar tidak akan ada sekuel yang dibuat..[17] Pada bulan yang sama, dilaporkan bahwa sekuel masih bisa dibuat berkat penjualan merchandise yang memecahkan rekor.[18] Sebelum perilisan film di media rumah, Israelite mengonfirmasi bahwa pembicaraan sedang berlangsung mengenai sekuelnya,[19] dan ia ingin memasukkan Lord Zedd dan Tommy Oliver (Green Ranger) di dalamnya.[20] Kemungkinan sekuel meningkat lagi pada awal Juli 2017, ketika dilaporkan bahwa film tersebut menduduki peringkat pertama dalam penjualan dan penyewaan media rumah dalam minggu pertamanya. [21] Pada Agustus 2017, Saban menarik pendaftaran merek dagang untuk logo film tersebut.[22] Seorang perwakilan Saban Brands menyatakan pada Oktober 2017 bahwa "Power Rangers terus memiliki dan memperbarui ratusan pendaftaran merek dagang di seluruh dunia, termasuk untuk logo film 2017. Proses pendaftaran merek dagang sangat rumit, dan status aplikasi tunggal tidak memengaruhi kepemilikan kami atas Power Rangers atau rencana masa depannya. Franchise ini tetap sekuat dan seantusias dulu dalam menghadapi masa depannya."[23] Pada 1 Mei 2018, Saban Brands setuju untuk menjual Power Rangers dan aset hiburan lainnya kepada Hasbro seharga US$522 juta, dalam bentuk tunai dan saham, dengan transaksi diperkirakan akan selesai pada kuartal kedua.[24]
Pada 8 Agustus 2018, Hasbro mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan studio film untuk mengembangkan sekuel Power Rangers.[25] Pada Februari 2019, CEO Hasbro Brian Goldner mengumumkan, bahwa Hasbro sedang dalam pembicaraan dengan Paramount Pictures untuk memproduksi sekuel tersebut.[26]
Reboot yang dibatalkan
Pada 11 Juli 2019, dalam sesi tanya jawab di subreddit Stranger Thingssubreddit, Dacre Montgomery mengungkapkan bahwa studio berencana memproduksi reboot kedua, meskipun tanpa dirinya maupun anggota cast lainnya, serta sutradara yang diganti.[27] Pada 13 Desember 2019, dilaporkan bahwa Jonathan Entwistle sedang dalam negosiasi awal untuk menyutradarai reboot tersebut, dengan Patrick Burleigh yang akan menulis naskahnya. Alur ceritanya dilaporkan akan melibatkan perjalanan waktu dan akan berlatar utama di tahun 1990-an.[28] Pada 20 Oktober 2020, diumumkan bahwa Entwistle akan bekerja sama dengan Hasbro untuk reboot tersebut, di mana ia akan mengawasi dan menyutradarai adaptasi film dan televisi. Minggu berikutnya, Deadline melaporkan bahwa Bryan Edward Hill akan menulis naskah untuk reboot tersebut; tetapi, pada 2024, rencana tersebut dibatalkan.[29][30][31][32][33]
Pada Desember 2024, dilaporkan bahwa film tersebut dipindahkan ke Paramount Pictures.[34]