Buddhisme (Pali: Buddhadhamma, Buddhasāsana; Sanskerta: Buddhadharma), dikenal juga sebagai Agama Buddha, Buddha Dhamma, atau Dhammavinaya, adalah suatu agama darmik dan sebuah tradisi filosofis yang berlandaskan kepada ajaran Siddhartha Gautama. Buddhisme merupakan agama dengan pengikut terbanyak keempat di dunia, dengan lebih dari 520 juta pengikut, dikenal sebagai Buddhis, yang mencakup tujuh persen dari populasi global.
Bendera Buddhis
Buddhisme juga meliputi beragam ilmu, nilai tradisi, filosofi, kepercayaan, meditasi, dan praktik spiritual yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran-ajaran awal yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama dan menghasilkan filsafat yang ditafsirkan. Buddhisme lahir di India kuno sebagai suatu tradisi Sramana sekitar antara abad ke-6 dan 4 SM, menyebar ke sebagian besar Asia. Penyebaran Buddhisme di Asia dimulai sejak abad ke-4 SM hingga abad ke-6 SM. (Selengkapnya...)
Empat Kebenaran Mulia
Empat Kebenaran Mulia yang ditemukan oleh Sang Buddha:
Kebenaran tentang adanya penderitaan (dukkha)
Kebenaran tentang sebab penderitaan (dukkha-samudaya), yaitu kekotoran batin (kilesa)
Kebenaran tentang lenyapnya penderitaan (dukkha-nirodha), yaitu Nibbāna
Kebenaran tentang jalan menuju lenyapnya penderitaan (dukkha-nirodha-gāminī paṭipada), yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan
Tiga Permata (Pali: Tiratana atau Ratanattaya; Sanskerta: Triratna atau Ratnatraya), juga dikenal sebagai Tiga Mestika, merujuk kepada tiga tempat berlindung bagi umat Buddha, yaitu Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Tiga Permata juga sering disebut sebagai Tiga Perlindungan (Pali: Tisaraṇa; Sanskerta: Triśaraṇa).
Tiga perlindungan memiliki makna sebagai berikut:
Buddha, diartikan sebagai BuddhaGautama dan berbagai Buddha sebelumnya sebagai guru. Selain itu, perlindungan kepada Buddha juga dapat diartikan sebagai perlindungan kepada kualitas Kebuddhaan yang perlu dikembangkan dalam batin.
Dhamma, diartikan sebagai ajaran Buddha sebagaimana dijabarkan dalam Tripitaka.
Saṅgha, diartikan sebagai komunitas pengawal dan pelindung Dhamma. Saṅgha juga mencakup komunitas mulia yang terdiri atas makhluk-makhluk yang telah mencapai suatu tingkatan kesucian (sotāpanna, sakadāgāmi, anāgāmi, dan arahat).
Tiga Karakteristik (Pali: Tilakkhaṇa; Sanskerta: Trilakṣaṇa), dikenal juga sebagai Tiga Corak Umum atau Tiga Corak Universal, merupakan konsep Buddhisme mengenai tiga ciri umum kenyataan eksistensi, yaitu ketidakkekalan, penderitaan, dan tanpa-Aku (tanpa-inti atau tanpa-roh). Ketiga ciri tersebut berlaku pada semua fenomena yang dikondisikan. Ciri ketiga, yaitu tanpa-Aku, juga menjadi ciri dari semua fenomena yang tidak dikondisikan. Sang Buddha menyimpulkan bahwa semua fenomena materi dan semua fenomena batin (Pali: nāmarūpa) ditandai oleh tiga ciri umum ini.
(Selengkapnya...)
Jalan Mulia Berunsur Delapan (Pali: ariya aṭṭhaṅgika magga; Sanskerta: āryāṣṭāṅgamārga), atau Jalan Mulia Beruas Delapan, merupakan ajaran utama Buddhisme yang menjelaskan praktik menuju lenyapnya penderitaan (dukkha) dan mencapai Nibbāna. Jalan Mulia Berunsur Delapan merupakan bagian keempat dari Empat Kebenaran Mulia. Jalan Beruas Delapan terdiri dari delapan praktik: pandangan benar, tekad/niat benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
Jalan Mulia Berunsur Delapan sering kali dikelompokkan dalam tiga bagian:
...bahwa Layman Pang, seorang pedagang kaya dan penganut BuddhaZen, suatu kali menaruh seluruh kekayaannya ke dalam sebuah kapal dan menenggelamkannya di sungai?