Auditorium Balai Sarbini yang beratap kubah dan Gedung Veteran RI (GVRI; juga disebut menara Graha Purna Yudha) yang bersebelahan, adalah bangunan yang terletak di sudut timur laut Jembatan Semanggi. Kedua gedung tersebut dibangun oleh PresidenSoekarno pada tahun 1965 untuk Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), guna menjaga kepentingan para veteran yang telah berjuang melawan agresi asing untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kekurangan dana berarti menghambat pembangunan kedua bangunan tersebut sampai tahun 1973, dan kemudian dibuka oleh Presiden Soeharto.[1]
Tampak luar Plaza Semanggi dari Simpang Susun Semanggi, 2014
Pada awal dekade 2000-an, mal Plaza Semanggi dibangun di sekitar Balai Sarbini dan Gedung Veteran RI. Kedua bangunan tersebut berada dalam lahan yang sama milik LVRI, walau saling terpisah. Oleh karenanya, Lippo Group dan perusahaan lainnya membentuk sebuah konsorsium untuk membangun Plaza Semanggi di atas lahan milik LVRI tersebut dengan kontrak bangun-guna-serah (BOT). Mal Plaza Semanggi dibuka secara resmi oleh putri Soekarno, Presiden Megawati Soekarnoputri, pada 13 Maret 2004, bersamaan dengan dibukanya kembali Balai Sarbini dan GVRI pasca renovasi.[1]
Tidak lama setelah dibuka, Plaza Semanggi telah menarik banyak pengunjung karena terletak di kawasan Simpang Susun Semanggi yang sibuk, serta menawarkan sejumlah tenant-tenant yang cukup ternama, seperti department storeCentro, A Slice of New York, restoran La Porchetta, Schwabing, Giant (diganti Foodmart), Cinema XXI (diganti Cinemaxx, lalu Cinépolis), dan Gramedia.[2]
Plaza Semanggi mulai mengalami penurunan pamor sejak Centro ditutup pada tahun 2019. Kondisi tersebut diperparah lagi dengan merebaknya pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020-2021. Banyaknya toko tutup permanen akibat pandemi menyebabkan kondisi mal menjadi amat sepi hingga disebut hampir "mati."[3] Menanggapi hal tersebut, pihak Lippo Malls memutuskan untuk memulai renovasi Plaza Semanggi per 1 November 2023 yang mencakup dua tahap dan memakan waktu dua tahun.[4]
Pada tanggal 18 Desember 2024, bersamaan dengan selesainya renovasi tahap pertama, Plaza Semanggi resmi berganti nama menjadi Lippo Mall Nusantara, dan akan diisi dengan berbagai tenant ternama yang baru, salah satunya Uniqlo.[5]
Toko-toko dan fasilitas
Penyewa besar dari Lippo Mall Nusantara saat ini adalah bioskop Cinépolis, Oh!Some, dan toko swalayan Foodmart. Uniqlo adalah salah satu penyewa baru mal ini, yang baru akan dibuka setelah renovasi mal selesai.
Di lantai LG, terdapat pujasera (foodcourt) "super tematik" bernama Alun-Alun Nusantara yang diisi berbagai UMKM yang menjajakan makanan tradisional Indonesia (terinspirasi dari Iconsiam di Bangkok). Di lantai yang sama, terdapat area air mancur dan museum mini tentang Pahlawan Nasional Indonesia, salah satunya Presiden Soekarno, yang dilengkapi dengan air mancur dan holographic experience yang bernama "Museum Perjuangan Indonesia". Selain itu terdapat amfiteater umum di lantai dasar, tepatnya di lorong yang melingkari Balai Sarbini yang kini dihiasi ornamen tanaman hias.[5][6][7]
Insiden
Pada tanggal 6 Maret2008, Gondola yang berisi 2 orang jatuh dari ketinggian dari lantai 9 ke lantai dasar dan menyebabkan atap kaca kanopi pecah.[8]
Pada tanggal 8 Juli2010, Seorang wanita warga negara Australia jatuh dari lantai 5 ke Lantai 3 hingga tewas.[9][10]
Galeri
Area atrium utama mal pada tahun 2025
Area atrium utama mal dilihat dari atas
Lorong melingkar mal yang mengikuti struktur Balai Sarbini
Amfiteater publik di dekat lobi utama
Area Museum Perjuangan Indonesia, dengan air mancur dan layar LED besar di langit-langit di bagian tengah