Plot
Jack dan Montgomery, dua mahasiswa yang sekamar di kampus, menghadapi semester yang berat. Montgomery kesulitan mendekati Ashley, gadis yang ia sukai, sementara Jack malah dikucilkan secara sosial setelah sebuah tradisi tim sepak bola berakhir kacau. Keduanya pun kerap menjadi sasaran perundungan, terutama oleh geng Logan yang beranggotakan mantan sahabat mereka, Lizzy.
Suatu malam, mereka menemukan sekotak obat misterius bernama M.I.N.T.S. yang menurut sebuah video di internet diklaim bisa memberi sensasi melayang. Namun, mereka segera menyadari bahwa efeknya justru memicu halusinasi aneh yang menganggu. Setelah menonton kembali video di internet, mereka menyadari bahwa efek tersebut hanya bisa didapat bila mereka mengkonsumsinya bersama dengan makanan yang mengandung gandum, terong-terongan dan produk susu. Bila tidak, maka akan ada enam tahap halusinasi yang berakhir dengan tahap akhir di mana yang dinamakan “Mimpi burukmu akan menjadi kenyataan”. Kebetulan, mereka sudah memesan pizza sebelumnya, tetapi robot pengantar pesanan, Snackatron 3000, tidak bisa naik ke kamar mereka yang ada di lantai 3. Mereka terpaksa harus menyusuri asrama dengan berbagai gangguan halusinasi, di kala kelompok RA (asisten asrama) yang dipimpin Blake, tengah menangkap para mahasiswa yang diduga melanggar peraturan asrama. Di bawah pengaruh obat, Jack dan Montgomery mengalami berbagai penglihatan surealis, dimulai dari bertemu sosok bernama Juan yang menuntut mereka menghibur seorang bayi dengan tangan mereka yang mendadak berubah menjadi kepala bernyanyi. Dalam halusinasi berikutnya, mereka harus melewati lorong tanpa mengumpat—kalau melanggar, kepala mereka akan meledak. Montgomery memanfaatkan momen ini untuk berbicara dengan Ashley dan membuatnya terkesan. Mereka juga bertemu Lizzy, yang ternyata juga meminum obat yang sama sebelumnya, dan akhirnya bergabung dengan mereka.
Tahap berikutnya memaksa mereka menghidupkan kembali pengalaman masa lalu lewat kilas balik interaktif, yang berujung pada sebuah pesta yang diadakan oleh para pemain sepak bola yang sedang kesal. Di pesta itu, Montgomery mengetahui bahwa Ashley tergabung dalam band folk punk yang cukup nyeleneh. Dalam fase ini juga, Jack dan Lizzy bertukar tubuh—Jack merasakan bagaimana rasanya menjadi populer, sementara Lizzy akhirnya memahami penderitaan sosial yang selama ini dialami Jack, sekaligus menyadari bahwa Logan hanya memanfaatkannya demi keuntungan finansial. Montgomery pun sempat “menjelma” ke dalam tubuh kupu-kupu peliharaannya, Lysander, dan dari situ ia mengetahui rencana Blake untuk menyita ponsel para pelanggar aturan—termasuk miliknya dan Jack—lalu memindahkan mereka ke Gralk Hall, asrama terpencil yang paling dihindari para penghuni asrama. Setelah kembali ke tubuh masing-masing, mereka melarikan diri saat Blake membubarkan pesta.
Mereka kemudian bertemu Sidney, seorang RA berusia 31 tahun yang ceroboh, yang mengira mereka juga sesama RA. Di tahap berikutnya, efek obat membuat mereka tidak bisa berbohong, sehingga terpaksa mengikuti sebuah pertemuan antar anggota yang menjadi ajang pengakuan kesalahan diri masing-masing untuk mendapatkan validasi pertemanan di antara mereka. Walaupun pada akhirnya, mereka ketahuan gara-gara Montgomery mengaku bahwa mereka bukan RA, mereka berhasil kabur dan akhirnya mencapai lantai lobi untuk mendapatkan pizza. Lizzy memutuskan untuk berpisah dan berencana akan makan pizza yang ada di mobil tempat Logan dan teman-temannya berada. Belum sempat makan pizza tersebut, Blake tiba-tiba muncul, menyita pizza dan handphone mereka, serta mengurung mereka berdua di sebuah ruangan.
Di ruangan tersebut, Jack dan Montgomery bertengkar, setelah sebelumnya Montgomery mengaku bahwa dirinya minta pindah kamar karena tidak ingin lagi sekamar dengan Jack. Blake mengikat Jack dan memanfaatkan wajahnya untuk membuka semua ponsel sitaan para penghuni asrama yang ditangkap dan membuat seolah olah mereka yang mengajukan diri untuk dipindahkan ke Gralk Hall. Namun, Lizzy kembali setelah menyadari Logan berbohong soal pizza dan hanya memanfaatkannya untuk membayar mobil sewaan. Dengan bantuan band Ashley, mereka mengalihkan perhatian para RA dan berhasil membebaskan Jack. Blake mencoba melemparkan pizza ke wadah beracun, tetapi Snackatron 3000 menyelamatkan pizza tersebut dengan melompat keluar jendela.
Masuk ke dalam fase halusinasi berikutnya, Jack, Montgomery dan Lizzy menyatu menjadi satu entitas bernama Juan, di mana kemudian mereka sebagai Juan berhasil menaklukkan para RA. Saat Jack hendak membakar semua handphone dengan charger khusus pihak ketiganya, Blake menunjukkan HP milik Jack dan mengancam akan mengirim Jack ke Gralk Hall. Di detik-detik terakhir, Lizzy berhasil merebut handphone Jack dari tangan Blake, sementara Jack meledakkan ponsel-ponsel tersebut. Di saat yang sama, Lysander muncul dan membuat Blake terjatuh ke dalam lubang lift.Di fase terakhir, ketakutan terburuk mereka muncul, yaitu sosok-sosok menyeramkan bersenjatakan gergaji mesin yang ingin melukai mereka. Mereka melarikan diri dengan melompat keluar jendela dan akhirnya bertemu kembali dengan Snackatron 3000 untuk mengambil pizza. Mereka menghadapi Blake sekali lagi, memaksanya mengonsumsi sisa M.I.N.T.S., yang justru mengungkap realitas sesungguhnya bahwa Blake hanyalah pemeran dalam “film indie berbiaya rendah.” Setelah memakan pizza, efek obat pun hilang dan keadaan kembali normal.
Setelah semua itu, Montgomery memilih untuk tidak melanjutkan hubungannya dengan Ashley, sementara Lizzy memutuskan untuk keluar dari geng Logan. Ketiganya kembali ke kamar asrama, melanjutkan kebiasaan bermain permainan papan bersama.