Piala Eropa Wanita UEFA 2025–2026 adalah edisi pertama dari Piala Eropa Wanita UEFA, kompetisi klub wanita tingkat kedua dalam sepak bola Eropa yang diselenggarakan oleh UEFA. Turnamen ini menggunakan format gugur langsung, dengan semua babak, termasuk final, dimainkan dalam dua leg dengan sistem kandang dan tandang. Juara kompetisi ini akan mendapatkan kualifikasi otomatis untuk putaran kualifikasi ketiga jalur juara Liga Champions Wanita UEFA 2026–2027.
Alokasi tim peserta
Peringkat asosiasi berdasarkan koefisien negara UEFA untuk sepak bola wanita digunakan untuk menentukan jumlah tim yang berpartisipasi dari masing-masing asosiasi:[1]
Asosiasi 8–13 dan 18–24 (kecuali Rusia) masing-masing memiliki satu tim yang lolos secara langsung.
Setiap asosiasi harus memiliki liga domestik wanita dengan format 11 pemain untuk dapat mengirimkan tim. Hingga musim 2019–20, 52 dari 55 asosiasi anggota UEFA menyelenggarakan liga domestik wanita, dengan pengecualian Andorra (1 klub di Spanyol), Liechtenstein (3 klub di Swiss), dan San Marino (1 klub di Italia).
Peringkat asosiasi
Untuk Piala Eropa Wanita UEFA 2025–2026, asosiasi-asosiasi diberikan kuota berdasarkan koefisien asosiasi wanita UEFA 2024 mereka, yang memperhitungkan performa mereka dalam kompetisi Eropa dari musim 2019–20 hingga 2023–24.[2][3]
Selain alokasi berdasarkan koefisien asosiasi, asosiasi dapat memiliki tim tambahan yang berpartisipasi dalam Piala Eropa, seperti yang tercantum di bawah ini:
(UCL) – Tim tambahan yang dipindahkan dari Liga Champions Wanita UEFA
Peringkat asosiasi untuk Piala Eropa Wanita UEFA 2025–2026
^Rusia (RUS): Pada 28 Februari 2022, klub dan tim nasional sepak bola Rusia diskors dari seluruh kompetisi FIFA dan UEFA.[5] Tabel ini mencerminkan penangguhan Rusia yang masih berlaku dalam kompetisi UEFA.[6]
Babak kualifikasi pertama diikuti oleh 22 tim yang dibagi ke dalam dua pot, masing-masing terdiri dari 11 tim unggulan dan 11 tim nonunggulan, berdasarkan peringkat koefisien klub yang ditetapkan pada awal musim. Klub-klub dari asosiasi yang sama tidak dapat saling diundi. Undian menentukan pasangan pertandingan serta tim yang menjadi tuan rumah pada leg pertama.[10] Undian dilaksanakan pada 31 Agustus 2025.[7][11]
Babak kualifikasi kedua terdiri dari 32 tim yang dibagi ke dalam dua pot, masing-masing berisi 16 tim unggulan dan 16 tim non-unggulan, berdasarkan peringkat koefisien klub yang ditetapkan pada awal musim. Klub dari asosiasi yang sama tidak dapat saling berhadapan. Undian menentukan pasangan pertandingan serta tim yang memainkan leg pertama di kandang. Undian dilaksanakan pada 19 September 2025.[10][7]
Pada babak gugur, tim-tim saling berhadapan dalam sistem dua leg dengan format kandang dan tandang. Bagan pertandingan telah ditetapkan sebelumnya, dan undian dilaksanakan pada 17 Oktober 2025 untuk menempatkan 16 tim ke dalam posisi di bagan tersebut. Delapan tim akan ditempatkan sebagai unggulan berdasarkan koefisien klub dan diundi untuk menghadapi tim non-unggulan pada babak 16 besar. Penentuan klub yang memainkan leg pertama di kandang untuk setiap pertandingan di setiap babak juga ditetapkan melalui undian tersebut.[12][13]