Sir Pherozeshah Mehta, KCIE (4 Agustus 1845–5 November 1915) adalah seorang pemimpin politik, aktivis, dan pengacara utama Mumbai (awalnya dikenal sebagai Bombay), India, yang diangkat menjadi ksatria oleh Pemerintah Inggris di India karena pelayanan hukumnya. Ideologi politiknya adalah moderat, seperti halnya kebanyakan pemimpin India pada masanya. Selain itu, ia tidak secara langsung menentang kedaulatan Mahkota Britania, tetapi hanya menuntut otonomi lebih untuk bangsa India untuk pemerintahan sendiri.
Ia menjadi komisioner Munisipalitas Bombay pada 1873 dan Presiden-nya sebanyak empat kali – 1884, 1885, 1905 dan 1911.[1]
Pherozeshah Merwanjee Mehta lahir pada 4 Agustus 1845 di Bombay (sekarang Mumbai) dari sebuah keluarga bisnis Parsi.
Lulus dari Elphinstone College pada 1864, ia meraih ujian M.A., dengan gelar kehormatan, enam bulan kemudian, menjadikannya orang Parsi pertama yang meraih gelar master dari Universitas Mumbai. Ia kemudian datang ke Inggris untuk belajar hukum di Lincoln's Inn, London.
Pada 1868, ia kembali ke India dan berpraktik untuk diri sendiri dalam sebuah profesi yang saat itu didominasi oleh pengacara Inggris.
Saat Asosiasi Kepresidenan Bombay didirikan pada 1885, Pherozeshah Mehta menjadi presidennya, dan menjabat selama bertahun-tahun.[2]
Ia memperjuangkan agar orang-orang India dapat meraih pendidikan barat dan mengembangkan budayanya untuk memajukan India. Ia berkontribusi pada beberapa sebab-sebab politik untuk pendidikan, sanitasi, dan perawatan kesehatan di kotanya dan seluruh IndiaDiarsipkan 2019-07-26 di Wayback Machine..
Pherozeshah Mehta adalah salah satu pendiri Kongres Nasional India[3] dan merupakan presiden kongres tersebut pada 1890. Sebagai presiden, ia memimpin sepanjang sesi Kongres Nasional India yang diadakan di Kalkuta.[4]
Pherozeshah Mehta dinominasikan untuk Dewan Legislatif Bombay pada 1887[5] dan menjadi anggota Dewan Legislatif Kekaisaran pada 1893.[6] Pada 1894, ia dilantik menjadi penerima Order of the Indian Empire (CIE)[7] dan dipilih menjadi Knight Commander (KCIE) pada 1904.[8]
Pada 1910, ia memulai Bombay Chronicle, sebuah surat kabar mingguan berbahasa Inggris yang menjadi sebuah suara nasional penting pada masanya, dan sebuah kroniker penting dari kebangkitan politik pada masa pra-kemerdekaan India.[9]