Pesanggrahan adalah sebuah kecamatan yang terletak di Jakarta Selatan. Kecamatan ini merupakan hasil pemekaran wilayah kecamatan Kebayoran Lama, yang terletak di sisi barat. Kecamatan ini merupakan kecamatan terbarat di Jakarta Selatan dan juga mencakup kawasan Bintaro Jaya sektor 1, Kawasan Permukiman serta Kuburan Tanah Kusir, dan Pasar Jumat Ilir.
Nama Pesanggrahan berasal dari nama sungai Pesanggrahan yang mengalir melewati wilayah kecamatan ini.
Sejarah
Pada awalnya, kecamatan Pesanggrahan adalah bagian dari Kabupaten Tangerang (sekarang menjadi wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan). Pada 28 Desember 1974, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 1974 yang mengatur perubahan batas wilayah Provinsi DKI Jakarta, antara lain memperluas wilayah dan mengambil beberapa desa yang terletak di perbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta, termasuk beberapa desa di wilayah Kabupaten Tangerang. Desa-desa yang menjadi bagian kecamatan ini antara lain:
Desa-desa tersebut masuk ke dalam kecamatan Kebayoran Lama.[3] Pada 28 Agustus 1978, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 tahun 1978 yang menetapkan bahwa Kecamatann Kebayoran Lama masuk wilayah Kota Administratif Jakarta Selatan.[4] Hingga pada tanggal 18 Desember 1990, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 1990 yang mengatur pembentukan kecamatan baru di wilayah DKI Jakarta. Kecamatan Pesanggrahan bersama dengan kecamatan Johar Baru di Jakarta Pusat, kecamatan Palmerah, kecamatan Kalideres, dan kecamatan Kembangan di Jakarta Barat, kecamatan Pancoran dan kecamatan Jagakarsa di Jakarta Selatan, kecamatan Duren Sawit, kecamatan Makasar, kecamatan Cipayung, dan kecamatan Ciracas di Jakarta Timur, dan kecamatan Kelapa Gading dan kecamatan Pademangan di Jakarta Utara dimekarkan dari kecamatan induk yang membawahi wilayah kecamatan tersebut. Kelurahan yang masuk wilayah kecamatan Pesanggrahan antara lain:
Jumlah penduduk kecamatan Pesanggrahan pada tahun 2024 sebanyak 264.647 jiwa. Sementara untuk agama yang dianut, mayoritas menganut agama Islam sebanyak 92,44%. Diikuti oleh penganut agama Kekristenan yakni sebanyak 7,22% (Protestan sebanyak 5,03% dan Katolik sebanyak 2,19%). Selebihnya beragama Buddha sebanyak 0,24% dan Hindu sebanyak 0,10%.[2] Rumah ibadah, masjid sebanyak 104 unit, mushoa 126 unit, gereja Katolik sebanyak 7 unit, dan gereja Protestan sebanyak 4 unit.[2]
Sarana ibadah umum di kawasan ini terdiri dari masjid dan gereja seperti Masjid Jami Baitut Taqwa, Masjid Dian Al Ikhlas, Masjid Muhammad Husni Thamrin, Masjid Al-Mubarok, Masjid Baitulrahim, Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Petukangan, GPIB Gibeon Jakarta, GPIB Sejahtera, dan Gereja Kristen Jawa Kanaan.
Kesehatan
Sarana kesehatan di Pesanggrahan meliputi rumah-rumah sakit berikut:
RSUD Pesanggrahan
Rumah Sakit Umum Petukangan
Rumah Sakit Dr. Suyoto
RS Ibu dan Anak Avisena
Pasar dan pusat perdagangan lain
Pasar yang dikelola Pemerintah DKI (di bawah PD Pasar Jaya) di kecamatan ini mencakup Pasar Pesanggrahan dan Micro Pasar Bintaro. Seiring dengan perkembangan kota, bermunculan pula pusat perbelanjaan yang dikelola swasta.