Setelah invasi Mongol ke Asia Tengah dan jatuhnya Kekaisaran Khwarezmia, pasukan Mongol di bawah kepemimpinan jenderal Jebe dan Subutai memasuki wilayah Iraq-i Ajam. Jebe meminta izin dari Genghis Khan untuk melanjutkan penaklukan sebelum kembali bergabung dengan pasukan utama Mongol lewat Kaukasus. Saat menunggu jawaban Genghis Khan, Jebe dan Subutai menyerbu wilayahKerajaan Georgia dan membunuh rajanya. Genghis Khan lalu memberikan izin, sehingga Jebe dan Subutai melewati wilayah Kaukasus dan pasukannya dan mengalahkan koalisi suku-suku Kaukasus sebelum akhirnya mengalahkan bangsa Cuman. Khan Cuman melarikan diri ke istana menantunya, Pangeran Mstislav yang Berani dari Galich, dan ia berhasil meyakinkan Mstislav untuk membantunya melawan bangsa Mongol. Mstislav yang Berani lalu membentuk persekutuan pangeran-pangeran Rus'.
Pasukan gabungan Rus' pada awalnya dapat mengalahkan penjaga belakang Mongol. Pasukan Rus' mengejar pasukan Mongol selama beberapa hari yang membuat pasukan mereka terpencar. Mongol lalu membentuk kembali formasi tempur di tepi Sungai Kalka. Mstislav yang Berani dan bangsa Cuman menyerbu pasukan Mongol tanpa menunggu sisa pasukan Rus' terlebih dahulu, sehingga mereka mengalami kekalahan. Selama terjadinya kekacauan, beberapa pangeran Rus' lainnya dapat dikalahkan, dan Mstislav dari Kiev terpaksa mundur ke perkemahan yang dibentengi. Walaupun dapat bertahan selama tiga hari, ia lalu menyerah dan sebagai gantinya diperbolehkan meninggalkan kawasan tersebut bersama pasukannya. Namun, setelah mereka menyerah, bangsa Mongol malah membantai mereka dan menghukum mati Mstislav dari Kiev. Mstislav yang Berani berhasil melarikan diri, sementara pasukan Mongol kembali ke Asia untuk bertemu dengan Genghis Khan.
Catatan kaki
↑de Hartog, Genghis Khan: Conqueror of the World, p. 118.
↑Д.Г. Хрусталёв. Русь и монгольское нашествие (20 — 50-е гг. XIII в.). — СПб: Евразия, 2013. — С. 85 — 86. — 416 с. — ISBN 978-5-91852-057-4.
↑Hartog, "Genghis Khan: Conqueror of the World," hlm. 118.
↑Gabriel, Subotai The Valiant: Genghis Khan's Greatest General, hlm. 100–01.
↑Sverdrup, Carl. "The Military Operations of Genghis Khan and Sube'etei." Helion and Company (May 4, 2017). Halaman 206.
↑The Novgorod First Chronicle, translated by R. Michell, and N. Forbes, London 1914.
Bacaan lanjut
Golitsin, N.S., Russian military history, St. Petersburg, 1877, Vol. 4, Part I, pp.107–09. (bahasa Rusia:Голицын Н.С. Русская военная история. –СПб., 1877. –4.1. – С. 107–09.code: ru is deprecated )
Chronicle tales of Tatar-Mongol invasion/Military tales of Ancient Rus, Moscow, 1985, pp.70–95 (bahasa Rusia:Летописные повести о татаро-монгольском нашествии // Воинские повести Древней Руси. – М., 1985. С. 70–95.code: ru is deprecated )