Persatuan Republik (bahasa Prancis:Union républicainecode: fr is deprecated ) adalah sebuah partai politik yang berperan utama dalam sejarah kolonial Jibuti, utamanya pada abad ke-20, ketika wilayah itu masih berupa Somaliland Prancis.
Sejarah
Partai Persatuan Republik didirikan oleh Mahamoud Harbi Farah, seorang anggota Majelis Nasional Prancis. Partai ini ikut serta dalam pemilihan majelis teritorial tahun 1957 dan memenangkan 61% suara dan seluruh 30 kursi di majelis tersebut. Setelah pemilihan, Harbi menjadi wakil presiden dewan pemerintahan teritorial tersebut. Pada saat itu, partai ini bersekutu dengan Persatuan Demokrat Afrika.[1] Partai ini menganjurkan penyatuan semua wilayah yang berbahasa Somali menjadi satu negara.
Harbi dan Persatuan Republik mendukung kemerdekaan penuh dalam referendum tahun 1958. Setelah referendum diadakan (yang mengakibatkan kekalahan bagi kaum pro-kemerdekaan), pemimpin pro-Prancis Hassan Gouled menyerukan pemilihan umum baru untuk majelis teritorial. Pemerintahan Harbi digulingkan dalam mosi tidak percaya dan majelis dibubarkan oleh gubernur Prancis Meker.[2][3]
Persatuan Republik memobilisasi protes terhadap pembubaran majelis teritorial. Protes berubah menjadi kekerasan; kerusuhan meletus dan beberapa orang tewas. Partai tersebut menjadi ilegal, dan para pemimpin partai dipenjara. Harbi juga menghilang dari panggung politik lokal,[4] setelah diasingkan ke Kairo oleh otoritas Prancis pada tahun 1958.[5] Ia meninggal dalam kecelakaan pesawat dua tahun kemudian dalam keadaan misterius.[5][6]
12United States Joint Publications Research Service, Translations on Sub-Saharan Africa, Issues 464-492, (1966), p.24.
↑Barrington, Lowell, After Independence: Making and Protecting the Nation in Postcolonial and Postcommunist States, (University of Michigan Press: 2006), p.115