Perpustakaan Britania (bahasa Inggris: British Library) adalah perpustakaan nasionalBritania Raya,[2] dan merupakan perpustakaan terbesar di dunia dalam hal jumlah item. Perpustakaan ini adalah perpustakaan riset utama, dengan koleksi lebih dari 150 juta item yang berasal dari berbagai negara, dalam banyak bahasa, dan format, baik versi cetak maupun digital.[3][4] Item-item ini terdiri dari: buku, naskah, jurnal, koran, majalah, suara dan rekaman musik, video, manuskrip, paten, database, peta, perangko, seni grafis, dan gambar. Koleksi Perpustakaan ini meliputi sekitar 14 juta buku[5] (terbanyak kedua setelah Perpustakaan Kongres Amerika Serikat), termasuk koleksi substansial naskah dan barang-barang sejarah yang berasal dari tahun 2000 SM.[6][7]
Sebagai perpustakaan simpanan hukum nasional resmi, Perpustakaan Britania menerima salinan dari semua buku yang diproduksi di Britania Raya dan Irlandia, termasuk proporsi yang signifikan dari buku-buku asing yang didistribusikan di Britania Raya. Perpustakaan ini juga memiliki program untuk mengakuisisi koleksi konten. Perpustakaan Britania menambahkan sekitar tiga juta item setiap tahunnya Item-item ini menempati lokasi dengan panjang sekitar 9,6 kilometer (6,0 mil) dari ruang pajang perpustakaan.[8]
Perpustakaan ini pada awalnya merupakan bagian dari departemen British Museum. Kemudian, sejak pertengahan abad ke-19 perpustakaan ini menempati gedung tersendiri. Pada tahun 1973, Perpustakaan Britania menjadi satu badan hukum yang terpisah dari British Museum, dan pada tahun 1997 lokasinya dipindahkan ke gedung baru yang khusus dibangun di St. Pancras, London.[11]
Koleksi
Perpustakaan Britania merupakan salah satu perpustakaandeposit (legal deposit library) di Britania Raya.[12] Tradisi simpan wajib di Inggris telah berlangsung sejak setidaknya tahun 1610 dan kemudian dipertegas melalui Copyright Act 1911.[13] Undang-undang tersebut menetapkan bahwa Perpustakaan Britania bersama lima perpustakaan lain di Britania Raya dan Irlandia berhak menerima satu salinan gratis dari setiap karya yang diterbitkan atau didistribusikan di Britania. Lima perpustakaan tersebut ialah Bodleian Library, Perpustakaan Universitas Cambridge, Perpustakaan Trinity College Dublin, serta perpustakaan nasional Skotlandia dan Wales. Di antara seluruh lembaga tersebut, Perpustakaan Britania menjadi satu-satunya perpustakaan yang secara otomatis menerima salinan setiap terbitan di Britania. Sementara itu, perpustakaan lain hanya dapat memperoleh salinan setelah mengajukan permintaan resmi kepada penerbit melalui koordinasi Agency for the Legal Deposit Libraries.[12]
Hak serupa juga berlaku untuk terbitan dari Irlandia. Berdasarkan Copyright and Related Rights Act 2000, Perpustakaan Britania secara otomatis berhak menerima satu salinan gratis dari setiap buku yang diterbitkan di Irlandia. Ketentuan tersebut juga mencakup National Library of Ireland, Perpustakaan Trinity College Dublin, perpustakaan Universitas Limerick, perpustakaan Universitas Kota Dublin, serta perpustakaan dari empat universitas anggota National University of Ireland. Adapun Bodleian Library, Perpustakaan Universitas Cambridge, dan perpustakaan nasional Skotlandia maupun Wales juga memiliki hak atas terbitan Irlandia, tetapi harus terlebih dahulu mengajukan permintaan resmi.[12]
Cakupan simpan wajib di Britania Raya kemudian diperluas melalui Legal Deposit Libraries Act 2003, yang memasukkan dokumen elektronik seperti CD-ROM dan situs web tertentu ke dalam kategori materi yang wajib diserahkan.[14]
Selain berfungsi sebagai pusat penyimpanan publikasi, British Library juga mengoperasikan British Library Document Supply Service (BLDSS), layanan penyediaan dokumen dan pengiriman elektronik aman yang berbasis di Boston Spa. Koleksi yang disimpan di Yorkshire, termasuk bahan dengan tingkat penggunaan rendah, koleksi surat kabar, dan koleksi layanan dokumen yang mencakup sekitar 70 persen dari seluruh materi yang dimiliki perpustakaan tersebut.[15] Perpustakaan ini juga menyimpan koleksi Asia, Pasifik, dan Afrika (Asia, Pacific and Africa Collections/APAC), yang mencakup India Office Records serta berbagai bahan dalam bahasa-bahasa Asia dan kawasan Afrika utara maupun timur laut Afrika.[16]
Manuskrip
Koleksi utama
Tiga koleksi utama yang digabungkan untuk membentuk kepemilikan manuskrip awal Perpustakaan Britania pada tahun 1753 adalah sebagai berikut:[17]
Cotton manuscripts
Harley manuscripts
Sloane manuscripts
Koleksi bernama lainnya
Selain koleksi utama, Perpustakaan Britania juga menyimpan sejumlah koleksi manuskrip lain yang dikenal berdasarkan nama kolektor atau penyumbangnya, antara lain:
Arundel Manuscripts
Egerton manuscripts
Kingโs manuscripts
Lansdowne manuscripts
Royal manuscripts
Stefan Zweig Collection
Stowe manuscripts
Yates Thompson manuscripts
Selain manuskrip, terdapat pula sejumlah koleksi khusus lain yang tidak selalu berbentuk manuskrip, seperti koleksi Lawrence Durrell.
Manuskrip tambahan
Manuskrip tambahan mencakup manuskrip yang tidak termasuk dalam koleksi-koleksi bernama. Seri ini memuat seluruh manuskrip yang disumbangkan, dibeli, atau diwariskan kepada Perpustakaan Britania sejak tahun 1756. Penomorannya dimulai dari angka 4101 karena pada awalnya seri tersebut dianggap sebagai kelanjutan dari koleksi Sloane manuscripts, yang bernomor 1 hingga 4100.[18]
โNickson, Margaret Annie Eugรฉnie; Conway, Julian (1998). The British Library: guide to the catalogues and indexes of the Department of manuscripts (Edisi 3rd rev. ed). London: British Library. ISBNย 978-0-7123-0660-7.
Timelines: sources from history, an interactive history timeline that explores collection items chronologically, from medieval times to the present day