Ganesha dengan pasangannya Riddhi (kemakmuran) dan Siddhi (kekuatan spiritual), Lukisan berjudul "Riddhi Siddhi" karya Raja Ravi Varma (1848–1906)
Status perkawinan dewa HinduGanesha sangat bervariasi dalam cerita mitologi dan masalah ini telah menjadi subjek tinjauan ilmiah yang cukup besar.[1] Beberapa pola asosiasi dengan berbagai permaisuri dapat diidentifikasi. Salah satu pola mitos mengidentifikasi Ganesa sebagai seorang brahmacārin yang belum menikah dan tidak memiliki permaisuri. Pola umum lainnya mengaitkannya dengan konsep Buddhi (intelek), Siddhi (kekuatan spiritual), dan Riddhi (kemakmuran); kualitas-kualitas ini terkadang dipersonifikasikan sebagai dewi-dewi yang dianggap sebagai istri Ganesa.[2] Pola lain menghubungkan Ganesa dengan dewi budaya dan seni, Sarasvati. Di wilayah Bengal ia dikaitkan dengan pohon pisang, Kala Bo (atau Kola Bou).[3] Biasanya, permaisuri Ganesha digambarkan sebagai shakti-nya, personifikasi energi kreatifnya.
Referensi
↑For a review, see: Cohen, Lawrence. "The Wives of Gaṇeśa", in: Brown 1991, hlm.115–140.
↑Untuk tinjauan asosiasi dengan Buddhi, Siddhi, Riddhi, dan tokoh-tokoh lainnya, serta pernyataan "Singkatnya, pasangan-pasangan Gaṇeśa adalah personifikasi kekuatannya, yang memanifestasikan ciri-ciri fungsionalnya...", lihat: Krishan 1999, hlm.62.
↑For discussion of the Kala Bo, see: Cohen, Lawrence, "The Wives of Gaṇeśa", in: Brown 1991, hlm.124–125.