Puyuh semak hutan[2] (Perdicula asiatica) adalah sebuah spesiesburung puyuh dalam famili Phasianidae. Burung ini berasal dari anak benua India, tempat mereka ditemukan di India Selatan dan Sri Lanka. Spesies ini juga telah terlapor dari Nepal, tetapi belum terlihat lagi di sana sejak abad ke-19.[3][4][5] Selain itu, terdapat juga sebuah populasi yang dikenalkan ke pulau Réunion. Merupakan sebuah spesies kecil dengan panjang 15–18cm (5,9–7,1in) dan bobot 57–82g (2,0–2,9oz), puyuh semak ini menunjukkan ciri dimorfisme seksual yang signifikan. Jantan memiliki punggung cokelat dengan corak kehitaman dan bungalan, dan perut keputihan dengan garis-garis hitam. Mukanya sebagian besar cokelat kemerahan gelap, dengan bulu tutupan telinga cokelat, garis kumis (moustachial stripe) putih-bungalan, dan supersilium yang perlahan berubah keputihan seiring mengarah ke belakang lehernya. Betina memiliki corak serupa, tetapi perutnya cokelat-merah muda, sayapnya lebih seragam, sementara garis kumisnya lebih pucat. [6]
Spesies ini hidup di wilayah kering dengan tutupan bebatuan atau semak pada berbagai jenis habitat.[3][4] Puyuh semak hutan memakan biji-bijian dan serangga kecil, biasanya dalam kelompok yang beranggotakan 6-25 ekor burung. Puyuh semak hutan bersarang di celah-celah dangkal yang teduh, tempat mereka menelurkan 4-8 telur. Inkubasi dilaksanakan hanya oleh betina. IUCN menilai spesies ini sebagai spesies risiko rendah karena sebarannya yang luas dan populasinya yang stabil.
12Madge, Steve; Phil, MacGowan (2010). Pheasants, Partridges, and Grouse: Including buttonquails, sandgrouse, and allies (dalam bahasa Inggris). London: Christopher Helm. hlm.247–248. ISBN978-1-4081-3565-5.
↑Madge, Steve; Phil, MacGowan (2010). Pheasants, Partridges, and Grouse: Including buttonquails, sandgrouse, and allies (dalam bahasa Inggris). London: Christopher Helm. hlm.247–248. ISBN978-1-4081-3565-5.