Perang Italia 1551 (1551–1559), kadang-kadang juga disebut Perang Habsburg–Valois, adalah perang yang meletus setelah Raja Prancis Henri II menyatakan perang kepada Kaisar Romawi TimurKarl V dengan tujuan untuk merebut kembali Italia dan menjadikan Prancis sebagai kekuatan yang paling dominan di Eropa. Perang ini merupakan perang terakhir yang berlangsung di antara kedua pihak yang sama semenjak tahun 1521. Para sejarawan telah menekankan pentingnya teknologi bubuk mesiu, gaya perbentengan baru untuk bertahan dari tembakan meriam, dan profesionalisasi tentara.[1]