Perak telurida (Ag2Te) adalah sebuah senyawa anorganik, sebuah telurida dari perak, yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal monoklinik. Dalam pengertian yang lebih luas, perak telurida dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa metastabil) atau Ag5Te3.
Perak(I) telurida terdapat secara alami sebagai mineral hesit, sedangkan perak(II) telurida dikenal sebagai empresit.
Perak telurida adalah semikonduktor yang dapat didoping baik tipe-n maupun tipe-p. Ag2Te stoikiometris memiliki konduktivitas tipe-n. Saat dipanaskan, perak hilang dari material ini.
Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200mL larutan elektrolit asam sulfat 0,5M yang mengandung nanopartikel Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan wolfram ditelurida (WTe2) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–perak klorida dan kawat platina dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe2 direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s.[1]
Nanopartikel Ag2Te berlapis glutation dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9mL yang mengandung 10mM AgNO3, 5mM Na2TeO3, dan 30mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. N2H4 ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama.[2]
Chuprakov, I. S.; Dahmen, K. H. (1998). "Large positive magnetoresistance in thin films of silver telluride". Applied Physics Letters. 72 (17): 2165. Bibcode:1998ApPhL..72.2165C. doi:10.1063/1.121309.
Hagyeong Kwon, Dongyeon Bae, Dongyeun Won, Heeju Kim, Gunn Kim, Jiung Cho, Hee Jung Park, Hionsuck Baik, Ah Reum Jeong, Chia-Hsien Lin, Ching-Yu Chiang, Ching-Shun Ku, Heejun Yang, and Suyeon Cho "Nanoporous Silver Telluride for active hydrogen evolution." (n.d.) https://pubs.acs.org/doi/10.1021/acsnano.0c09517