Dalam ilmu linguistik, kata tegun atau bentuk tegun(filler)[1] adalah suatu bunyi atau kata yang diucapkan saat pembicaraan tertegun.[2] Perlu diperhatikan bahwa kata tegun berbeda dengan panggilan abstrak (placeholder name) seperti si anu, si fulan, dan si itu yang merujuk kepada objek atau orang yang namanya tidak diketahui, tidak relevan, atau ditutup-tutupi.
Terdapat berbagai macam bunyi yang dapat menjadi kata tegun tergantung pada bahasan yang berlaku. Contohnya, dalam bahasa Inggris yang sering dipakai adalah "um", "er", atau "ah",[2] sementara dalam bahasa Indonesia, terdapat kata "anu", "ah", "itu", dan sebagainya.