Kenampakan bus antarkota milik PO Cendana, PO Gunung Mas dan PO Jaya Mulia terparkir pada peron pemberangkatan bus antarkota khusus unit bus medium di Terminal Kertonegoro pada 20 Januari 2023.
Bus kecil pada rute ini umumnya hanya beroperasi pada ruas Ngawi–Kendal saja. Untuk menjangkau Simo dapat dilakukan dengan transit menggunakan MPU jenis L300 relasi Magetan–Kendal dari Pasar Kendal.
Daftar jaringan trayek bus antarkota dari Terminal Kertonegoro. (Sumber: Papan informasi jadwal keberangkatan bus antarkota di Terminal Kertonegoro, 4 November 2020.)
Unit bus AKAP kelas ekonomi milik PO Sugeng Rahayu relasi perjalanan Surabaya–Semarang bergerak keluar melintasi kawasan Terminal Kertonegoro pada 20 Januari 2023.
Galeri
Kenampakan fisik gedung Terminal Kertonegoro beserta angkutan umum yang terdapat didalamnya.
Berdasarkan publikasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya pada 1 Februari 2023, mulanya terdapat lima koridor feeder yang direncanakan beroperasi, antara lain: 1. Terminal Benowo–Tunjungan; 2. Terminal Kasuari–Praban (DA1); 3. PNR Mayjen Sungkono–Basra (DA2); 4. Pasar Puspa Raya–SWK Wiyung (DA3); dan 5. TIJ–Bratang–Gunung Anyar (JBM).[1]
Lintasan koridor dan adalah rerouting jalur angkutan kota eksisting dengan relasi Darmo Permai–Pasar Atom.[2], sedangkan lintasan koridor dan adalah rerouting dan reaktivasi jalur angkutan kota nonaktif dengan relasi Joyoboyo–Bratang–Gunung Anyar.[3]