Sampolawa - Kerusakan infrastruktur jalan kembali menjadi perhatian serius masyarakat setelah ditemukan kondisi ruas jalan yang mengalami retak dan amblas cukup parah di kawasan kec. Sampolawa kel. Katilombu dusun wawulaka.
Hasman Mahasiswa Universutas Muhammadiyah Butonberpendapat bahwa kerusakan tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas setiap hari, dan berdasarkan pantauan nya di lokasi, badan jalan terlihat pecah memanjang di sisi tepi hingga membentuk celah yang cukup dalam, bahkan sebagian aspal telah runtuh akibat abrasi dan kondisi tanah yang tidak lagi stabil. Adapun dari warga sekitar memberikan tanda peringatan sementara dengan menempatkan penanda sederhana agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Menurut Hasman kondisi ini akan menjadi ancaman nyata, terutama bagi pengendara roda dua yang berisiko terjatuh apabila tidak menyadari kerusakan jalan tersebut. Pada malam hari, risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi karena minimnya penerangan dan belum adanya pengamanan permanen dari pihak terkait.
Letak jalan yang berada di area pesisir membuat struktur tanah rentan terkikis air laut serta cuaca ekstrem, sehingga membutuhkan perbaikan konstruksi yang lebih kuat dan berkelanjutan, bukan sekadar tambal sulam.
Infrastruktur jalan merupakan urat nadi mobilitas masyarakat sekaligus penunjang aktivitas ekonomi lokal. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi teknis serta langkah perbaikan cepat guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun kerusakan yang lebih parah.
Perhatian terhadap kondisi ini bukan semata persoalan kenyamanan, melainkan menyangkut keselamatan publik. Respons cepat dan tanggung jawab nyata dari pihak berwenang menjadi harapan masyarakat agar akses jalan dapat kembali aman dan layak digunakan.