Britania Raya dan Jerman secara diam-diam menyetujui pendudukan ini, sementara Italia memprotes namun sia-sia.
Setelah Tunisia menjadi protektorat Prancis, penduduk Prancis menjadi Perdana Menteri, pengatur keuangan Negara, dan Panglima perang dari angkatan bersenjata Tunisia. Pada tahun 1882, Paul Cambon mengambil keuntungan dari posisinya sebagai penduduk Prancis, membuat Bey menjadi tidak punya kekuasaan, dan akibatnya menjadikan Tunisia sebagai koloni Prancis. Prancis kemudian mendirikan pangkalan angkatan laut di Bizerte pada 1898.