Kapal kelas tersebut memiliki panjang 614m (2.014ft 5in), lebar111m (364ft 2in) dan draft 33m (108ft 3in).[2] Mereka memiliki bobot perpindahan1.444 ton (1.421 ton panjang).[3] Kapal ini ditenagai oleh dua mesin diesel MAN 12V175D-MM yang masing-masing memiliki tenaga 2.220kW (2.980shp) pada 1.900 rpm, dihubungkan ke sistem baling-baling sekrup kembar dengan pitch terkendali MAN Alpha dengan sistem kontrol propulsi Alphatronic 3000.[4] Kapal-kapal tersebut juga memiliki sistem listrik murni PTI hybrid AKA untuk operasi perburuan ranjau tanpa suara. Mereka memiliki kecepatan maksimum 18 knot (33km/h; 21mph) dan kecepatan jelajah 10 knot (19km/h; 12mph). Lambung kapal dibuat dari baja non-magnetik yang dipasok dari Perancis. Kelas tersebut memiliki 48 awak.[5]
Kelas Pulau Fani dipersenjatai dengan sistem senjata jarak jauh tunggal Oerlikon Searanger 20 kaliber 20 mm.[6] Untuk tujuan berburu ranjau, kelas ini dilengkapi dengan dua kapal Small Waterplane Area Twin Hull (SWATH) berukuran 9 meter yang dapat diawaki secara opsional, sebuah multibeam echo sounder yang dapat ditarik, dan sistem degaussing.[5]
Sensor kelas dan rangkaian elektroniknya meliputi rangkaian penanggulangan ranjau SYNTACS C2 dan sistem navigasi Synapsis NX.[5]
Kapal-kapal tersebut memiliki derek untuk menurunkan kendaraan yang dioperasikan jarak jauh (ROV) dan kendaraan otonom bawah air (UAV). Sistem peluncuran dan pemulihan untuk SWATH terletak di buritan. Mereka juga membawa dua buah perahu karet dengan lambung kaku sepanjang 4 meter.[5]