Presiden Amerika Serikatke-25, William McKinley, ditembak dan mengalami luka besar pada 6 September 1901 saat tengah menghadiri Pameran Pan-American di Buffalo, New York. Dia ditembak dua kali oleh seorang anarkis bernama Leon Czolgosz. McKinley bertahan selama delapan hari, tapi akhirnya menyerah pada infeksi gangrene yang disebabkan oleh penembakan itu. Dia meninggal pada tanggal 14 September 1901. McKinley menjadi Presiden ketiga dari empat Presiden yang dibunuh, yaitu Abraham Lincoln, James A. Garfield dan John F. Kennedy. Wakil Presiden-nya, Theodore Roosevelt, menggantikan McKinley pada jabatan Presiden.
Czolgosz dijatuhi hukuman mati di kursi listrik, dan Kongres mengesahkan undang-undang untuk secara resmi membebankan Dinas Rahasia dengan tanggung jawab untuk melindungi presiden.
Parker, LeRoy (December 1901). "The trial of the anarchist murderer Czolgosz". Yale Law Journal. 11 (2). New Haven, Connecticut: Yale University: 80–94. doi:10.2307/783764. JSTOR783764.
"President at Buffalo". The New York Times. September 6, 1901. Diakses tanggal March 23, 2012.
"An interview with the President's nurses". The Trained Nurse and Hospital Review. 27 (4). New York: American Nurses Association: 222–223. October 1901. Diakses tanggal March 13, 2012.
"The Last Days of a President" Library of Congress. Includes clips of McKinley's funeral train, McKinley at the Exposition, and the crowd outside the Temple of Music after the shooting.