Pendahuluan
Karena mulai bermunculan artikel-artikel perihal bahasa yang dibagi-bagi merurut kota, kabupaten, daerah lainnya. Tentunya hal ini melanggar kebijakan WP:OVERCAT atau pengkategorisasian dan pemisahan artikel secara berlebihan, misal Bahasa Jawa yang dapat dibagi menjadi Bahasa Jawa X (ganti X dengan nama kota), maka akan bermunculan artikel-artikel nirfaedah suatu bahasa atau dialek yang dipisah-pisahkan sesuai nama daerah (misal nama kota, kabupaten, kecamatan, bahkan sampai ke tingkat desa).
Hal ini merupakan konten dengan kategori silang nonensiklopedis yang tidak memiliki dampak signifikan. Misalnya "bahasa X (di daerah) Y", "dialek (bahasa) X (di daerah) Y. Untuk isu ini, lihat pula pembahasannya di Wikipedia: Bukanlah#Wikipedia bukanlah direktori segala sesuatu pada poin 7, dan en:Wikipedia:Overcategorization.
Contoh konten dengan kategori silang adalah merincikan subjek berdasarkan lokasi:
Sebetulnya kalau merujuk pada WP:OVERCAT, WP:LAYAK maka sudah jelas bahwa artikel-artikel tersebut sebaiknya digabungkan dengan artikel utamanya saja, atau bahkan dihapus jika tidak memiliki rujukan yang memadai. Namun menurut saya tetap perlu dirumuskan panduan khusus yang membahas kelayakan suatu dialek atau bahasa yang dapat dibuatkan artikelnya sendiri, atau dapat digabungkan dengan artikel utamanya saja.
Seandainya proposal ini tidak memenuhi konsensus, maka saya akan tetap menindak artikel-artikel tersebut sesuai pedoman WP:OVERCAT, & WP:LAYAK.
@Bennylin: @Ezagren: @David Wadie Fisher-Freberg: @Ustad abu gosok: @Nyilvoskt: @Badak Jawa:
– komentar tanpa tanda tangan oleh arya 88 (b • k). 2 Oktober 2022 07.49 (UTC)