Tanggapan mengenai kelayakan Romel Jangga Wardhana
*'''Izinkan pembuatan ulang''' dengan syarat perbaikan substansial. Saya ingin menyampaikan beberapa rujukan yang membahas subjek lebih dari sekadar mutasi/pelantikan jabatan, sesuai kriteria WP:TOKOHMILITER:
#'''Peran dalam operasi penumpasan kelompok MIT di Poso''' — subjek turut memimpin operasi yang berujung pada tewasnya sejumlah anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di kawasan Gunung Biru, Poso. Ini merupakan liputan atas tindakan/pencapaian konkret, bukan sekadar penyebutan sekilas karena jabatan:
#* Okezone, "Rekam Jejak Mentereng Romel Jangga Wardhana, Jenderal Kopassus Pemburu Teroris di Gunung Biru Poso" (30 Mei 2025)
#* Okezone, "Kisah Heroik Jenderal Kopassus Habisi Jagal Poso di Hutan Gunung Biru" (22 November 2021) — catatan: artikel ini terbit tahun 2021, saat subjek belum menjabat posisi saat ini, sehingga menunjukkan subjek sudah menjadi subjek liputan independen sebelum mutasi terakhirnya, bukan karena jabatan semata.
#'''Prestasi akademik-militer''' — subjek tercatat sebagai Lulusan Terbaik Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) Angkatan LII Tahun 2024, sebuah pencapaian kompetitif yang diberitakan tersendiri, bukan sekadar bagian dari rilis mutasi:
#* VIVA, "Dimutasi Panglima TNI Balik ke Kopassus, Kolonel Sahabatnya AHY Pecah Bintang Jadi Jenderal" (28 Mei 2025)
Saya memahami keberatan bahwa sebagian besar sumber lain (Sindonews, IndonesiaDefense, Tribun Timur) memang berfokus pada rilis mutasi/pelantikan sehingga tidak terhitung sebagai bukti kelayakan independen. Namun dua liputan Poso di atas, khususnya yang terbit 2021 (jauh sebelum jabatan saat ini), menunjukkan subjek sudah menjadi pokok bahasan media secara independen atas tindakan konkret, bukan hanya kepangkatan/jenjang karier.
Apabila konsensus tetap menilai ini belum cukup, saya bersedia menahan diri dan menunggu hingga tersedia sumber tambahan yang lebih kuat sebelum mengajukan pembuatan ulang. ~~~~Ramdhankun (bicara) 4 Juli 2026 16.46 (UTC)