Artikel ini berada dalam lingkup ProyekWiki Televisi, sebuah kolaborasi untuk meningkatkan kualitas Televisi di Wikipedia. Jika Anda ingin berpartisipasi, silakan kunjungi halaman proyek, dan Anda dapat berdiskusi dan melihat tugas yang tersedia.
Artikel ini berada dalam lingkup ProyekWiki Indonesia, sebuah kolaborasi untuk meningkatkan kualitas Indonesia dan topik yang berkaitan dengan Indonesia di Wikipedia. Jika Anda ingin berpartisipasi, silakan kunjungi halaman proyek, dan Anda dapat berdiskusi dan melihat tugas yang tersedia.
Logo MNCTV awalnya bertuliskan TPI, berbentuk segitiga yang diberi warna merah putih, biru dan hijau. Logo ini dapat diinterpretasikan sebagai pensil atau pulpen berwarna merah putih dengan inti bercorak merah-hijau-biru (lebih populer dengan singkatan RGB (Red, Green, and Blue)), yang merupakan simbolisasi niat awalnya berdiri sebagai televisi pendidikan.[1] Untuk logo on air-nya sendiri, selama beberapa tahun awal, sempat berupa tulisan "TPI" saja berwarna merah putih sebelum akhirnya digantikan logo resminya mulai tahun 1995.
Seiring restrukturisasi dan perubahan citra pada 1996-1997, TPI memperkenalkan logo bertuliskan "Televisi Keluarga Indonesia" yang terdiri dari sebuah bola tiga dimensi warna biru serta peta warna sian sebagai planet bumi berputar-putar ke kiri, cincin tebal warna kuning serta tulisan TELEVISI di atas, INDONESIA di bawah warna hitam dan Keluarga warna merah di tengahnya. Logo yang sekilas mirip dengan logo saluran televisi asal Amerika Serikat, The Family Channel ini, digunakan mulai tahun 1996 (di station identification)/23 Januari 1998 hingga 23 Januari 2002 di layar kaca (logo perusahaannya masih menggunakan logo segitiga lama). Penggunaan logo "Televisi Keluarga Indonesia" merupakan pertanda kini TPI resmi menanggalkan identitasnya sebagai televisi pendidikan untuk menjadi televisi keluarga dengan acara hiburan yang sesuai dengan keragaman budaya Indonesia dan diminati penontonnya.[1]
Pada tanggal 23 Januari 2002, TPI merombak logonya kembali sebagai cermin dari wajah dan semangat baru di ulang tahunnya yang ke-11, yang kini terdiri dari sebuah bola dunia berbentuk oval warna sian berputar-putar ke kiri, ditambah tiga bentuk bulan sabit (menggambarkan sinyal/gaung) serta tulisan TPI miring tebal warna biru tua di kanan. Logo ini dapat diinterpretasikan sebagai simbol perubahan yang terus-menerus di TPI, serta keinginannya menyebarkan informasi ke seluruh Tanah Air. Masing-masing komponen logo tersebut memiliki makna tertentu, seperti 3 sinyal menggambarkan kedinamisan dan 3 komponen penting (yaitu 3 mitra kerja berupa pemirsa, biro iklan dan pemasang iklan; 3 pembagian waktu di Indonesia; atau 3 pembagian waktu siar pagi, sore dan malam); bola dunia menggambarkan program yang informatif; dan tulisan "TPI" yang kokoh melambangkan kemodernan serta dapat dipercaya.[2] Meskipun demikian, logo tersebut hanya bertahan selama 4 tahun, untuk digantikan dengan logo baru pada 23 Januari 2006 yang didominasi warna biru muda, merah dan hijau serta tulisan Tpi.
Seiring pergantian nama pada 20 Oktober 2010, logo TPI berganti menjadi logo MNCTV yang terdiri dari kata MNC miring warna biru gelap serta kata TV miring warna merah di kanan atas (berbentuk MNCTV); bentuk logo ini mirip dengan logo SUN TV. Perubahan logo tersebut dilakukan dengan mengadakan sayembara di internal perusahaan. Warna dalam logo baru ini dipilih untuk menciptakan kesan eksklusif (jika dibandingkan dengan logo TPI terakhir yang didominasi berwarna hijau), tetapi tetap nyaman dilihat, sedangkan bentuk font yang melengkung melambangkan kedinamisan.[3] Belakangan, pada tanggal 20 Mei 2015, seluruh anak perusahaan MNC Group (termasuk MNCTV) merubah logo lamanya menjadi tegak.
Dua warna dalam logo yang digunakan saat ini, memiliki makna tersendiri.
Warna biru menggambarkan kematangan sebuah media dalam memberikan layanan kepada pemirsanya, secara bisnis memperlihatkan stabilitas perkembangan sejalan dengan pergerakan ekspektasi para stakeholder.
Warna merah menggambarkan simbol kehangatan dan selalu disukai oleh mereka yang mencintai keterbukaan dan sesuatu yang baru. Merah juga merupakan warna kesejahteraan dan kegembiraan di budaya Asia, simbol dari vitalitas kehidupan serta memberikan fokus pada daya tahan menghadapi rintangan, meningkatkan antusiasme dan ketertarikan terhadap hal baru dengan energi yang lebih besar bagi upaya mencapai mimpi dan melindunginya dari ketakutan dan keraguan.
Tulisan "MNC" dibuat dengan keunikan tersendiri yang mengakomodasikan nilai kesolidan, kekokohan yang juga menggambarkan bisnis yang dijalankan.[4][5]
MNCTV Station ID
Selain versi Foto Bersama di YouTube yang masih berkurang. MNCTV akan ditambah upload video Station ID versi baca bersama, buku dongeng, lollipop, karate dan panco. Juga ditambah versi makan bersama dan main bola digunakan launching tahun 2010/2011 kalau gak salah.
"Program TPI saat ini" sudah diperbaiki
110.137.110.148 06:49, 5 Juni 2010 (UTC)
Pemilik TPI sekarang tidak dijelaskan secara gamblang. Menurut berita terakhir detikcom katanya sekarang sudah milik Mbak Tutut. Oscartobing (bicara) 09:42, 17 September 2010 (UTC)
Perlu dicek
Saya rasa suntingan ini adalah suntingan orderan (+15.143 b), perlu dicek isinya. ✒βέννγλιν 11:59, 14 Maret 2011 (UTC)
TPI (MNC TV) Pisah saluran dari TVRI karena parabola
Jika TPI (MNC TV) Pisah dari TVRI, otomatis TPI nggak lagi bekerjasama dengan TVRI. TPI kan TVnya Mbak Tutut Soeharto Kenapa Transisi siaran Satelit (Parabola) dari analog ke digital membuat TPI harus pisah saluran dari TPI? – komentar tanpa tanda tanganolehAndre agusta1710 (b • k).
Galeri logo
Saya menghapus galeri logo MNC. Apakah perlu logo-logo saluran tivi diletakkan dalam galeri sendiri? ···👦 Rachmat04·💬 30 September 2016 02.39 (UTC)
@Rachmat04: Kalau kita membaca en:WP:NFG, di situ tertera "The use of non-free images arranged in a gallery or tabular format is usually unacceptable, but should be considered on a case-by-case basis", yang artinya kurang lebih "Penggunaan gambar tak bebas yang diletakkan dalam galeri atau format tabel biasanya tidak dapat diterima, tetapi harus dipertimbangkan atas dasar kasus per kasus." Dari situ bisa diketahui bahwa gambar berlisensi non-free (dalam hal ini gambar logo) seharusnya tidak diletakkan dalam galeri, tetapi diletakkan secara "kasus per kasus". Contohnya seperti di halaman Trans7. Tiktomoro (bicara) 30 September 2016 12.58 (UTC)
@Tiktomoro: Hmm... terima kasih jawabannya. Saya baru dapat penjelasan yang paling jelas mengenai penempatan logo. . Terima kasih. ···👦 Rachmat04·💬 1 Oktober 2016 13.09 (UTC)
Saya Ingin menanyakan bagaimanakah menambahkan wilayah jangkauan baru MNC TV?
bertambah di bali, menjadi Singaraja 33 UHF, sama dengan di Denpasar 33 UHF,
atau mau digabung aja BALI 33 UHF? karena di bali dibagi 2 wilayah siaran, Bali Utara dan Bali selatan, Bali Utara Singaraja, Bali Selatan Denpasar, sama2 di 33 UHF