Pemberontakan Orlov (bahasa Yunani:Ορλωφικά, Ορλοφικά, Ορλώφειαcode: el is deprecated ) adalah pemberontakan yang dikobarkan oleh orang-orang Yunani di Peloponnesus dan kemudian di Kreta. Pemberontakan ini dimulai pada Februari 1770 setelah ketibaan Laksamana Rusia Alexey Orlov dan armadanya di Semenanjung Mani.
Para pemberontak awalnya cukup berhasil dan mereka mampu mengalahkan pasukan Utsmaniyah di Laconia dan Messenia timur di Morea selatan. Namun, benteng Navarino, Methone dan pusat pemerintahan Morea di Tripolitsa masih tetap dikuasai oleh Utsmaniyah,[1] walaupun para pemberontak dapat menguasai benteng Mystras dan mendirikan pemerintahan di situ.[2] Sementara itu, pemberontakan di Kreta dipimpin oleh Daskalogiannis, tetapi bala bantuan yang dijanjikan oleh utusan Rusia tidak pernah datang dan pemberontakan di Kreta pun dipadamkan oleh pasukan Utsmaniyah yang jumlahnya lebih besar. Sementara itu, Utsmaniyah mengirim tentara bayaran Muslim Albania untuk memadamkan pemberontakan di daratan Yunani. Walaupun para pemberontak mampu merebut benteng Navarino, armada Rusia sudah meninggalkan mereka karena mereka sadar bahwa pemberontakan ini akan gagal. Tentara bayaran Muslim Albania masih berdiam di Peloponnesus beberapa tahun setelah pemadaman pemberontakan dan mereka konon telah membantai orang-orang Yunani dan menjarah harta benda mereka[3] sebagai pembalasan atas pembantaian dan penjarahan harta benda orang Muslim selama pemberontakan.[4]