Pegunungan Chiricahua merupakan gugusan pegunungan besar di tenggara Arizona yang termasuk dalam provinsi Cekungan dan Pegunungan, wilayah geologi yang membentang di barat dan barat daya Amerika Serikat hingga barat laut Meksiko. Rangkaian ini berada di dalam kawasan Hutan Nasional Coronado, dengan puncak tertingginya, puncak Chiricahua, mencapai 9.759 kaki (2.975 meter) di atas permukaan laut-sekitar 6.000 kaki (1.800 meter) lebih tinggi daripada lembah di sekitarnya. Nama “Chiricahua” diambil dari suku Apache Chiricahua, penduduk asli wilayah tersebut.
Pegunungan ini, bersama jajaran pegunungan lainnya seperti Lembah Sulphur Springs di barat dan Lembah San Simon di timur, membentuk bagian timur dari Cochise County, Arizona tenggara. Di ujung selatan terdapat Pegunungan Pedregosa, sementara di barat daya berdiri Pegunungan Swisshelm. Ujung barat laut pegunungan Chiricahua berlanjut menjadi Pegunungan Dos Cabezas, melintasi Apache Pass hingga ke Situs Sejarah Nasional Fort Bowie. Akses menuju kawasan ini dapat dilakukan melalui Willcox dari utara, Douglas dari selatan, serta Rodeo dari timur. Sebagian besar wilayahnya dilindungi sebagai Chiricahua Wilderness seluas 87.700 acre (35.500 hektare) yang dikelola oleh Hutan Nasional Coronado.[1]
Sejarah
Secara historis, bukti keberadaan manusia paling awal di sekitar Pegunungan Chiricahua ditemukan pada masa budaya Clovis, seperti di situs Double Adobe di daerah aliran Whitewater Draw, anak sungai dari sungai Rucker di utara Douglas. Setelahnya, berkembang budaya Cochise, suatu kebudayaan pra-keramik yang berlangsung antara 3000–200 SM, dengan situs-situs penting di sekitar sungai Cave, Canyon.[2]
Pada masa berikutnya, ketika masyarakat mulai menggunakan keramik,[3] ditemukan artefak yang menunjukkan pengaruh budaya Mogollon serta variannya, budaya Mimbres, yang berkembang antara 150 SM hingga 1450 M. Wilayah ini kemudian menjadi tempat bermukim suku Apache Chiricahua, termasuk pemimpin legendaris Cochise dan Geronimo, hingga akhirnya mereka dipaksa meninggalkan daerah tersebut pada akhir abad ke-19.
Nama “Chiricahua” diyakini berasal dari bahasa Opata, yaitu “Chiwi Kawi”, yang berarti “Gunung Kalkun”, merujuk pada banyaknya kalkun liar yang dahulu hidup di kawasan ini.[4][5][6] Kegiatan pertambangan pertama yang tercatat di Pegunungan Chiricahua adalah klaim Hidden Treasure pada tahun 1881, dan penambangan berlangsung secara berkala hingga kini, dengan puncak aktivitas terjadi pada tahun 1920-an dan 1950-an.[7]
Dalam perkembangan modern, kawasan pegunungan ini juga sempat dimanfaatkan oleh penyelundup manusia dan kartel narkoba, yang menempatkan pengintai di puncak-puncak gunung untuk memantau aktivitas Patroli Perbatasan Amerika Serikat.[8][9]