Efek samping yang umum termasuk kantuk, mulut kering, kehilangan nafsu makan, berkeringat, sulit tidur, dan disfungsi seksual. Efek samping yang serius mungkin termasuk pikiran untuk bunuh diri pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun, sindrom serotonin, dan mania.[5] Sementara tingkat efek samping tampak serupa dibandingkan dengan SSRI dan SNRI lainnya, sindrom penghentian antidepresan mungkin terjadi lebih sering.[7][8] Penggunaan selama kehamilan tidak dianjurkan, sementara penggunaan selama menyusui relatif aman.[9] Obat ini dipercaya bekerja dengan menghalangi penyerapan kembali serotonin kimia oleh neuron di otak.[5]
↑World Health Organization (2023). The selection and use of essential medicines 2023: web annex A: World Health Organization model list of essential medicines: 23rd list (2023). Geneva: World Health Organization. hdl:10665/371090. WHO/MHP/HPS/EML/2023.02.