Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Dalam Buddhisme dan Adwaita Wedanta, perkembangbiakan pikiran (Pali: papañcacode: pi is deprecated ; Sanskerta: prapañcacode: sa is deprecated ), secara alternatif disebut obsesi pikiran, proliferasi mental, proliferasi konseptual, atau penjabaran konseptual, merujuk pada pengonsepan yang tak terbatas yang "cenderung mengaburkan keadaan sebenarnya."[1]
Etimologi
Menurut kamus Sanskerta, prapanca (Sanskrit; प्रपञ्च) berarti "dunia yang tampak," "keanekaragaman bentuk," "ekspansi alam semesta."[2] Menurut Mayrhofer, prapanca pada awalnya berarti 'uraian tanpa akhir' ("weitlaufige Auseinandersetzung"), serta "menghitung dengan lima jari."[3]
Buswell, Robert; Lopez, Donald S. Jr., ed. (2014), The Princeton Dictionary of Buddhism, Princeton University Press, ISBN978-1-4008-4805-8
Grimes, John A. (1996). A Concise Dictionary of Indian Philosophy: Sanskrit Terms Defined in English. State University of New York Press. ISBN978-0-7914-3067-5.
Sydnor, Jon Paul (2023). "Introduction". Dalam Sydnor, Jon Paul; Watson, Anthony J. (ed.). Nondualism: An Interreligious Exploration. Bloomsbury Publishing.
Volker, Fabian (2021). "Nondualism". Dalam Goetz, Stewart; Taliafero, Charles (ed.). The Encyclopedia of the Philosophy of Religion. John Wiley & Sons.
Volker, Fabian (2023). "The Plurality of Nonduality: Toward a Tripartite Typology". Dalam Sydnor, Jon Paul; Watson, Anthony J. (ed.). Nondualism: An Interreligious Exploration. Bloomsbury Publishing.