Pantai ini merupakan pantai yang populer bagi masyarakat Sungailiat dan sekitarnya.[1][2][3]
Ciri khas
Lokasi Pantai Matras di sebuah peta buatan tahun 1873, berada di sebelah barat Tanjung Layang dan Bukit Layang dengan sebuah sungai kecil yang masih mengalir secara alami ke laut hingga kini.
Panjang pantai ini mencapai 2 km serta berlebar 20 sampai 30 meter. Permukaannya landai, memiliki formasi pasir halus serta batu-batuan.[1]
Pantai Matras terbagi menjadi dua bagian, yakni bagian selatan dan utara.[3] Di bagian utara adalah pemandangan pasir pantai yang merupakan pantai terpanjang di Bangka.[3] Sedangkan di selatan, yang terdapat tanjung yang terdiri atas batu-batu granit.[3] Sebuah sungai air tawar bermuara ke pantai populer sebagai tempat mandi dan rekreasi.[3]
Masalah lingkungan
Namun beberapa tahun ini, pantai Matras mengalami abrasi yang hebat, terutama pada bulan November hingga Maret.[4] Hal ini di karenakan pantai matras menghadap langsung ke arahLaut Cina selatan dan di tambah dengan adanya peningkatan kekuatan gelombang setiap tahunnya.[4]
Akomodasi
Perjalanan dari Pangkalpinang menuju ke lokasi kurang lebih membutuhkan waktu 1 jam dengan melewati jalan yang naik turun (bergelombang).[2] Di tempat ini pengunjung yang masuk hanya akan dikenakan biaya sebesar 5.000/orang.[2] Para pengunjung tidak perlu khawatir karena di dekat pantai Matras terdapat hotel-hotel, penginapan, juga tempat hiburan.[2] Terdapat juga pusat-pusat penjualan souvenir dan makanan khas Bangka seperti Kemplang Panggang, Kerupuk Ikan, Keretekikan/ cumi, Rusip, Belacan/ Terasi, Lada Bubuk, dan sebagainya.[2]
Untuk sampai di pantai ini, orang-orang dapat menggunakan beragam jenis kendaraan yang bisa disewa di Bandara Depati Amir.[5] Jika ingin menggunakan angkutan umum, kita dapat naik angkutan kota jenis Colt dari daerah Pangkalpinang.[5]
Galeri
Sungai air tawar Matras
Referensi
123"Pantai Matras". Portal Nasional Republik Indonesia. Diakses tanggal 7 Mei 2014.