Pantai ini berada di antara laut selatan dengan kawasan hutan jati milik Perum Perhutani KPH Kedu selatan, sehingga menjadikan pantai ini kombinasi atau perpaduan antara pantai dan hutan yang jarang kita jumpai. Untuk di Jawa Tengah, mungkin hanya ada di Kota Karanganyar (Kedu).[butuh rujukan]
Pantai Ayah memiliki tempat wisata cukup luas, berkat adanya larangan mendirikan warung-warung di sentral pandangan. Sehingga para wisatawan bisa lebih asyik menikmati pemandangan yang ada tanpa terganggu pandangan yang kurang sedap.[butuh rujukan]
Selain pantainya yang cukup lapang, para wisatawan juga bisa menikmati indahnya muara Sungai Bodo, dengan perahu-perahu pesiar yang disediakan para nelayan setempat. Dengan perahu-perahu tradisional, maupun perahu tempel, kita bisa menelusuri muara Sungai Bodo yang merupakan pemisah antara wilayah Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Cilacap. Selain air Sungai Bodo yang tenang, rimbunnya pohon-pohon payau di tepian sungai, serta lebatnya hutan jati milik perhutani, juga menambah indahnya pemandangan di Pantai Ayah.[butuh rujukan]
Tiket Masuk
Tiket masuk yang dikenakan bagi setiap pengunjung adalah Rp5.000 dengan harga tiket ini, ditambah biaya parkir jika membawa kendaraan bermotor. [2]
Jam Buka
Pantai Ayah buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB. Jadi pengunjung yang datang bisa menyesuaikan dengan jam operasional di pantai ini. [2]
Pranala luar
↑"Pantai Ayah". Tribunnewswiki.com. Diakses tanggal 2024-10-07.