Artikel ini mendokumentasikan suatu wabah penyakit terkini. Informasi mengenai hal itu dapat berubah dengan cepat jika informasi lebih lanjut tersedia; laporan berita dan sumber-sumber primer lainnya mungkin tidak bisa diandalkan. Pembaruan terakhir untuk artikel ini mungkin tidak mencerminkan informasi terkini mengenai wabah penyakit ini untuk semua bidang.
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Pandemi koronavirus di Belarus
Jumlah kasus yang dikonfirmasi berdasarkan wilayah (per 20 April):
Pandemi koronavirus di Belarus pertama kali dikonfirmasi pada tanggal 28 Februari 2020 di Minsk, saat seorang siswa dari Iran dinyatakan positif pada 27 Februari dan dirawat di rumah sakit di Minsk. Orang itu tiba di Belarus melalui penerbangan dari Baku, Azerbaijan, pada 22 Februari.[1]
Pada 31 Maret, Belarus mengonfirmasi kematian pertamanya akibat COVID-19 yang merupakan seorang pasien berusia 75 tahun yang tidak dikonfirmasi secara positif di Vitebsk dilaporkan oleh media. Dilaporkan, pasien tersebut menderita penyakit parukronis. Kemudian pada hari itu, kasus kematian pertama akibat COVID-19 dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Belarus.[2]
Pada tanggal 25 Maret 2020, persyaratan karantina mandiri 14-hari wajib dilembagakan bagi orang-orang yang memasuki Belarus dari negara-negara yang terkena pandemi, dengan pengecualian diplomat dan keluarga mereka, kru udara dan orang-orang yang transit Belarus saat kembali ke negara asal mereka.[3]
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.