Palagan Asia Tenggara dalam Perang Dunia II| Palagan Asia Tenggara |
|---|
| Bagian dari Perang Tiongkok–Jepang Kedua dan Teater Pasifik Perang Dunia II |  Kolom Chindit menyeberangi sungai di Burma, 1943 | | Tanggal | 8 December 1941 – 2 September 1945 (3 tahun, 9 bulan dan 1 hari) |
|---|
| Lokasi | Filipina, Thailand, Indochina, Hindia Belanda, Burma, India, Malaya, Singapura, Ceylon, Hong Kong |
|---|
| Hasil |
Kemenangan Sekutu |
|---|
| | Pihak terlibat |
|---|
|
Sekutu
Amerika Serikat
Belanda
Việt Minh
Tiongkok
Gerakan Thailand Merdeka
Pasukan Kemerdekaan Prancis
Khmer Issarak
Lao Issara
Timor Portugis |
Poros
Jepang
Thailand
Prancis Vichy
| | Tokoh dan pemimpin |
|---|
|
|
| | Kekuatan |
|---|
341.400[butuh rujukan] 33 kapal perang 41 kapal selam 492 pesawat 20 tank |
582.700[butuh rujukan] 70 kapal perang 18 kapal selam 708 pesawat 134 tank | | Korban |
|---|
|
284.900 korban
|
222.000 korban |
|
|
|---|
Peristiwa besar ditebalkan
- Dimulai tahun 1931–1937
- Dimulai tahun 1937–1939
- Dimulai tahun 1940–1942
- Dimulai tahun 1943–1945
|
|
Palagan Asia Tenggara terdiri dari kampanye Perang Pasifik di Filipina, Thailand, Indonesia, Indochina, Burma, India, Malaya, dan Singapura antara tahun 1941 dan 1945.
Jepang menyerang wilayah Inggris dan Amerika dengan serangan yang hampir bersamaan terhadap Asia Tenggara dan Pasifik Tengah pada tanggal 7/8 Desember 1941. Aksi di wilayah ini berakhir ketika Jepang mengumumkan niatnya untuk menyerah pada tanggal 15 Agustus 1945. Upacara penyerahan diri Jepang secara resmi dilaksanakan pada tanggal 2 September 1945.