Padang Lalow berasal dari bahasa daerah Bolaang Mongondow yang menggambarkan kondisi alam wilayah ini. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, desa berkembang menjadi wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri dengan dukungan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Hingga saat ini, sebagian besar dari ±450 penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun serta tetap melestarikan budaya, adat istiadat, dan semangat gotong royong sebagai identitas masyarakat Desa Padang Lalow.